TANJUNGPINANG-ignnews.id – Seleksi atlet cabang olahraga Atletik Kota Tanjungpinang sempat mencuat ke publik karena dianggap tidak profesional dan transparan.
Ade Noverwin, Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) kota Tanjungpinang menegaskan proses seleksi atlet cabang olahraga Atletik untuk kejuaraan Popda 2026 sangat mengedepankan profesional dan transparan.
“Saya jamin proses seleksi tidak sembarangan, semua tahapan dilakukan profesional dan transparan,” ujar Ade kepada wartawan, Jumat 1 Mei 2026.
Ade mengajak semua pihak harus mendukung proses berkembangnya atlet Cabor PASI Tanjungpinang untuk bersaing dalam ivent bergengsi seperti Popda maupun turnamen lainnya. Apalagi sambungnya, atlet yang dibentuk semata-mata untuk membela Tanjungpinang.
“Perlu diketahui bahwa Popda tahun lalu, anak-anak yang kita bawa, berhasil membawa Tanjungpinang keluar sebagai juara umum. Nah, tentu dalam proses kali ini, kami ingin prestasi ini bisa dipertahankan. Kita harus keluar sebagai juara umum lagi,” ungkapnya.
“Maka kami berharap semua pihak, masyarakat serta para pemerhati olahraga di Tanjungpinang, mari sama-sama kita dukung anak-anak kita,” timpalnya.
Ade menjamin bahwa apabila dalam proses seleksi atlet ini terdapat banyak kekeliruan, pihaknya sebagai Ketua PASI Tanjungpinang siap bertanggungjawab menegur dan memberi sanksi penyelenggara.
“Mari kita beri support penuh kontingen Atletik Kota Tanjungpinang serta pelatih bukan berita negatif yang justru dapat mempengaruhi mental fisiologis para atlet. Tanjungpinang berbenah, Tanjungpinang juara,” pesannya demikian. (redaksi)

