IGNNews.id, Anambas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas mengambil langkah tegas guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini diambil menyusul datangnya musim angin utara yang berpotensi menghambat jalur logistik laut.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, memberikan peringatan keras kepada seluruh distributor agar tidak melakukan praktik penimbunan barang. Ia menegaskan bahwa seluruh stok pangan di gudang harus segera didistribusikan ke tengah masyarakat.
“Momentum Nataru kali ini berbarengan dengan cuaca ekstrem musim utara. Saya minta dengan tegas, tidak ada distributor yang menahan stok di gudang. Semua harus segera disalurkan,” ujar Aneng saat memimpin rapat persiapan Nataru, Kamis (18/12/2025).
Sebagai langkah nyata, Pemkab Anambas telah menyiapkan cadangan beras Bulog sebanyak 276 ton. Stok ini disiagakan sebagai jaring pengaman jika terjadi keterlambatan distribusi akibat gelombang tinggi.
Selain memastikan pasokan lancar, Pemkab juga telah menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng kepada 1.676 keluarga penerima manfaat (KPM) di berbagai kecamatan. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga kurang mampu selama periode Nataru.
“Target kami adalah masyarakat bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa rasa khawatir akan kelangkaan kebutuhan dasar. Ini bagian dari komitmen kita memperkuat ketahanan pangan daerah,” tutupnya.(Adv)

