IGNNews.id, Anambas – Menjelang tibanya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tarempa dan sejumlah gudang distributor, Rabu (18/2). Langkah ini diambil untuk menjamin stabilitas harga serta ketersediaan stok bahan pokok bagi masyarakat.
Dalam tinjauan langsung di lapangan, Raja Bayu menyisir lapak-lapak pedagang guna mengecek harga komoditas krusial seperti minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga santan. Komoditas tersebut diprediksi akan mengalami lonjakan permintaan saat memasuki waktu sahur dan berbuka puasa.
Dari hasil dialog dengan para pedagang, ditemukan adanya kenaikan harga pada komoditas cabai dan bawang. Faktor cuaca ekstrem serta hambatan distribusi dari luar daerah disinyalir menjadi pemicu utama fluktuasi harga tersebut.
Merespons kondisi ini, Raja Bayu menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas tidak akan tinggal diam terhadap potensi gejolak pasar. Ia memperingatkan seluruh pihak agar tidak melakukan praktik penimbunan barang yang dapat merugikan konsumen.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Jika ada oknum yang sengaja memainkan harga atau menahan pasokan, kami akan ambil tindakan tegas,” ujar Raja Bayu di sela-sela kegiatannya.
Selain memantau harga, Wabup juga memastikan cadangan pangan di gudang-gudang distributor dalam kondisi mencukupi. Meski saat ini stok dinilai masih aman, pemerintah tetap mewaspadai lonjakan harga sewaktu-waktu.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Anambas telah memperkuat koordinasi dengan jalur distribusi agar suplai barang tidak tersendat hingga Idulfitri nanti. Raja Bayu juga membuka opsi pelaksanaan Operasi Pasar (OP) jika harga kebutuhan pokok di pasaran melonjak di luar batas kewajaran.
“Harapan kami, masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa perlu khawatir dengan beban kebutuhan dapur yang melambung,” pungkasnya.

