BINTAN-ignnews.id – Bripka Heri Irawan, Bhabinkamtibnas Desa Pengujan Kecamatan Telukbintan membantu warga untuk menyerahkan seekor buaya yang di pelihara ke penangkaran. Penyerahan buaya tersebut dilaksanakan pada Rabu (28/5/2025) di RT 7 RW Desa Pengujan.
Heri mengatakan, buaya sepanjang 2 meter tersebut awalnya didapat warga saat melaut. Khawatir akan besar di wilayah tangkapan nelayan, lantas buaya tersebut dibawa pulang untuk di pelihara dan direncanakan akan diserahkan kepada pemerintah atau pihak terkait.
“Jadi warga bernama Pak Mustafa ini bingung jika lama-lama dipelihara, buaya akan membesar. Jadi beliau minta tolong di fasilitasi untuk diserahkan ke pemerintah atau penangkaran,” jawab Heri saat dikonfirmasi usai penyerahan buaya tersebut.
Dengan melibatkan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSDPL) Dinas Kelautan dan Perikanan, Babinsa, Pihak Desa, PSDKP Bintan, Balai Besar KSDA Riau Resor Tanjungpinang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kepri dan nelayan, akhirnya buaya diserahkan ke Safari Lagoi guna penangkaran.
“Kami hanya memfasilitasi saja karena warga ini bingung buaya mau diserahkan kemana. Harapan kami tidak ada warga yang memelihara buaya karena membahayakan. Kepada nelayan setempat juga kami imbau untuk berhati-hati saat melaut,” ucapnya.
Sementara itu, Zulfitri Kepala Desa Pengujan yang dikonfirmasi membenarkan penyerahan buaya yang dipelihara warganya tersebut. Ia menambahkan jika warga sebelumnya pernah berupaya menyerahkan buaya tersebut ke kebun binatang Safari Lagoi, namun ditolak.
“Warga kami pernah mau serahkan ke Safari Lagoi, tapi ditolak, tidak tahu alasannya. Karena ada kejadian warga desa sebelah diterkam buaya saat melaut, jadi kami koordinasi dengan Bhabinkamtibnas. Beruntung Pak Bhabin ada jalur penyerahan ke dinas terkait, jadi beliau fasilitasi,” kata Zulfitri.
Ia pun menyampaikan terimakasih atas koordinasi stakeholder di wilayahnya sehingga buaya yang membahayakan dapat dipelihara di penangkaran.
“Di wilayah kami memang kerap terlihat buaya saat nelayan memancing atau menjaring. Penyerahan buaya ini kali kedua setelah beberapa tahun sebelumnya ada buaya yang tertangkap warga karena masuk ke dalam kelong penangkap ikan nelayan,” tambahnya.(Aan)

