IGNNewd.id,Anambas-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan desa dengan memberikan apresiasi tinggi kepada para Tenaga Pendamping Profesional (TPP).
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, secara langsung menyerahkan 17 piagam penghargaan kepada individu-individu berdedikasi yang tergabung dalam Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Pendamping Desa (PD). Mereka adalah garda terdepan dalam program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang berfokus pada penguatan kapasitas desa.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi signifikan dan kerja keras para pendamping dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan efektif serta mendorong pemberdayaan masyarakat desa sepanjang tahun 2024.
Dedikasi mereka telah menjadi pilar penting dalam mewujudkan kemandirian dan kemajuan di berbagai pelosok desa di Anambas.
Acara penyerahan berlangsung khidmat di lantai I Kantor Bupati Anambas, Jalan Pasir Peti, pada hari Selasa, 30 September 2025.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, jajaran pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para tenaga ahli pendamping desa, serta perwakilan PLD dan PD dari seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan para pendamping dalam mencapai visi pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Bupati Anambas, Aneng menyampaikan bahwa piagam penghargaan ini bukan hanya sekadar bentuk apresiasi, melainkan juga motivasi kuat agar para pendamping desa terus memupuk semangat dan dedikasi dalam membangun desa di wilayah tugas masing-masing.
“Semoga ke depan, para pendamping dapat terus membantu dan mendorong pembangunan desa, khususnya di Anambas, sehingga setiap potensi dapat tergali optimal demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Senada dengan Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian menyambut baik inisiatif pemberian penghargaan ini. Ia menekankan betapa krusialnya peran pendamping desa dalam memberikan pemahaman yang komprehensif kepada kepala desa, terutama terkait pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel, serta pentingnya kepatuhan terhadap regulasi perpajakan.
“Selama ini, kami melihat pemerintah desa cenderung masih lalai soal pajak, namun di sisi lain, bicara inovasi desa, di Anambas sudah luar biasa perkembangannya. Ke depan, kita harapkan sinergi ini dapat terus ditingkatkan agar desa-desa kita semakin maju dan sejahtera,” kata Raja Bayu, menyoroti tantangan sekaligus potensi yang ada.
Atas nama Pemerintah Daerah, Raja Bayu juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh tenaga pendamping profesional yang telah tanpa lelah membina dan mendampingi desa-desa di Anambas.
“Kami akui peran pendamping desa sebagai katalisator perubahan positif yang membawa dampak nyata bagi masyarakat pedesaan,” tutur dia. (jul)

