Site icon IGN News

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah Resmikan Ketahanan Pangan Usaha Ayam Petelur BUM Desa Pongkar Jaya

Bupati Karimun didampingi kades Pongkar, direktur BUM Desa Pongkar Jaya dan kadis pangan dan pertanian saat meninjau perternakan ayam petelur.F-Edy

IGNNews.id, Karimun – Bupati Karimun Ing Iskandarsyah meresmikan kegiatan ketahanan pangan usaha ayam petelur BUM Desa Pongka Jaya bertempat di Desa Pongkar, Selasa (21/10/2025).

Hadir dalam peresmian tersebur bupati Karimun, kepala desa Pongkar, BUM desa Pongkar, Kapolsek Tebing, perwakilan kejaksaan Karimun, perwakilan inspektorat Karimun dan masyarakat desa Pongkar.

Dalam hal ini, bupati Karimun Ing Iskandarsyah mengatakan kegiatan ketahanan pangan usaha ayam petelur BUM Desa Pongkar akan membantu mensuksekan program astacita presiden Indonesia dalam hal ketahanan pangan.

“Pada siang hari ini kami meresmikan kegiatan ketahanan pangan usaha ayam petelur bumdes Pongkar Jaya, kita tahu bahwa salah satu program yang dicanangkan presiden Indonesia adaah ketahanan pangan. Saya senang dan bangga terutama di desa Pongkar mampu melaksanakan program ini.” kata bupati Karimun.

Iskandar berharap dengan usaha ini akan mampu bekerjasama dengan SPPG yang ada di pulau Karimun, sehingga menciptakan sinergitas antara usaha desa dan program MBG.

“Harapan kami dengan adanya usaha ini nanti akan kami hubungkan dengan SPPG yang ada di Pulau Karimun. Dapat dilihat program MBG ini memberikan keuntungan juga terhadap usaha-usaha yang lain termasuk kita juga harus memperkuat bumdes agar modal yang telah dikeluarkan sekitar 183 juta berbalik lagi.” harapnya.

Ia melanjutkan potensi MBG ini harus dioptimalisasikan, sehingga pemerintah daerah akan terus memberikan dorongan kepada desa-desa yang memiliki potensi untuk memiliki usaha didukung oleh SDM yang berkompeten.

“Kami sudah berbincang bersama kepala dinas PMD potensi MBG ini harus kita optimalkan makanya kami sedang merancang desa-desa agar bisa menghasilkan dengan potensi alam yang ada didukung kemampuan SDM nya.”lanjut Iskandar

Terakhir ia menyampaikan hasil keuntungan dari usaha ayam petelur akan di bagi-bagi tentunya kepada pendapatan desa, sehingga mampu membangun hal-hal yang di butuhkan di desa.

“Hasil keuntungan akan dibagi-bagi pastinya untuk PAD pendapatan desa, keuntungan tersebur bisa dipergunakan untuk pembangunan yang lainnya seperti jalan, gorong-gorong, dan lain sebagainya.” sampainya.

Sementara itu, Azlindawati Direktur BUM Desa Pongkar Jaya mengungkapkan adapun usaha-usaha yang telah dilakukan oleh bumdes Pongkar Jaya terdiri diri bilas mandi pantai Ketam, pengaliran air bersih untuk masyarakat, transportasi serta kerjasama dengan sekolah terkait pengadaan seragam.

“Kami Bumdes Pongkar Jaya sudah menjalankan beberapa usaha yaitu usaha bilas mandi di pantai ketam, pengaliran air bersih untuk masyarakat, transportasi, dan kerjasama bersama sekolah mengenai pengadaan seragam sekolah serta barang sekolah.” ungkap Azlindawati.

Ia juga melanjtkan bumdes pongkar jaya telah mendapatkan penyertaan modal ketahanan pangan sebesar 183 juta dan direncanakan untuk membuat ayam petelur yang telah dianalisa secara teliti.

“Pada tahun ini kami bumdes Pongkar Jaya mendapatkan penyertaan modal pertahanan pangan dari dana desa sebesar Rp 183.820.000, kami bersama pemdes sepakat untuk membuat perencanaan tentang ayam petelur yang sudah dianalisa dan dirangkum dalam suatu proposal.” lanjutnya.

Disampaikan Azlinda juga usaha ini telah berjalan kurang lebih 3 bulan dan sudah menghasilkan 350 butir telur dari 350 ayam petelur.

“Dalam usaha ini kami juga bekerjasama dengan pihak ketiga bapak Hazrudin dalam pengadaan kandang, sarana, bibit dan pupuk. dalam waktu lebih kurang 3 bulan kami sudah menghasilkan 350 butir telur dan juga sudah mendapatkan 23 juta.” sampainya. (edy)

Azlindawati menegaskan ayam belum bertelur 100% karena masih memiliki tahapan-tahapan lainnya dengan total ayam sebanyak 350 ekor.

“Disini kami melakukan pembibitan dari 0 bulan hingga pada usia 4 bulan baru dialihkan pada bertelur. Rencana kami pada tahun 2026 mendatang akan melakukan pengembangan bibit ayam petelur mengingat banyaknnya minat masyarakat.” Katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas sinergitas yang dibangun antara PMD, tenaga ahli, pemdes dan BPD yang telah memberikan bimbingan pada usaha bumdes Pongkar Jaya.

“Kami juga turut berterima kasih kepada pihak PMD, tenaga ahli, pemerintah desa, dan BPD yang telah membimbing kami. Mudah-mudahan kedepan kami berharap Bapak bupati siap membantu kami bekerjasama dengan pihak lainnya.” akhirinya.

Exit mobile version