Site icon IGN News

Bupati Roby Resmikan Dermaga ‘Mak Yong’ Pulau Mantang Setelah Penantian Bertahun-Tahun

Roby Kurniawan didampingi Deby Maryanti dan pejabat lainnya saat memotong pita tanda peresmian Dermaga Mak Yong Desa Mantang Lama yang menjadi akses dan ikon wilayah tersebut ke wilayah lainnya di Kabupaten Bintan, Sabtu (21/2/2026)

BINTAN – Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti meresmikan dermaga di Desa Mantang Lama, Pulau Mantang Kecamatan Mantang Kabupaten bintan pada Sabtu (21/2/2026) sore lalu.

Dermaga (pelabuhan masyarakat) tersebut menjadi salah satu dermaga utama dan terbesar dalam menunjang aktivitas masyarakat Mantang secara keseluruhan.

Roby Kurniawan disambut tokoh dan masyarakat Desa Mantang Lama saat sampai di Dermaga Mak Yong

Setelah dinantikan selama bertahun-tahun, usulan rehabilitasi dermaga tersebut akhirnya masuk dan mendapat skala prioritas dalam usulan Musrenbang Kecamatan, kemudian langsung direalisasikan pada akhir tahun 2025 lalu.

“Alhamdulillah, dermaga ini telah kita resmikan dan bisa digunakan seluruh masyarakat,” kata Bupati Bintan Roby Kurniawan, usai pemotongan pita tanda peresmian dermaga yang diberi nama ‘Mak Yong’ ini

Sambutan kesenian rebana menyambut kedatangan Roby Kurniawan dan Deby Maryanti di Desa Mantang Lama

Dalam kunjungan yang juga bersempena dengan Safari Ramadan Pemkan Bintan di Kecamatan Mantang itu, Roby mengungkapkan banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang masih harus diselesaikan di Mantang. Termasuk akses jalan lingkar, beberapa fasilitas umum lain, hingga Kapal Puskesmas Keliling yang mendukung layanan kesehatan masyarakat.

“Masih banyak PR lain, fokus utama dan prioritas kita arahkan ke perbaikan dermaga utama yang menjadi akses vital. Sudah bertahun-tahun masyarakat menantikan untuk dermaga ini bisa dioptimalkan. Alhamdulillah bisa kita realisasikan dan semoga memberi manfaat bagi semuanya,” jelas Roby.

Doa sebelum meresmikan Dermaga Mak Yong Desa Mantang Lama

Dermaga kebanggaan masyarakat Mantang ini kini dilengkapi dengan bangunan gedung yang menjadi ruang tunggu bagi masyarakat. Dilengkapi dengan fasilitas kursi tunggu, pagar pembatas hingga toilet umum, akses vital ini diharapkan dapat memberi kenyamanan dalam mobilitas masyarakat setiap harinya.

Nama ‘Mak Yong’ yang melekat pada dermaga ini bukanlah hal yang asing bagi masyarakat Mantang bahkan Kepulauan Riau dan dunia luar. Mak Yong merupakan seni teater tradisional masyarakat Melayu asli Mantang yang hingga kini tetap dilestarikan secara turun-temurun.

Dermaga Mak Yong yang sudah lama di nanti pembangunannya kini sudah selesai dibangun

Meski Mak Yong juga terdapat di serumpun Melayu lainnya seperti Malaysia dan Thailand bagian selatan, seni Mak Yong di Mantang merupakan satu-satunya yang memiliki ciri khas dengan menggunakan topeng dan identik dengan tokoh bernama Awang.

Bupati Roby juga turut menyampaikan pesan kepada masyarakat Mantang secara umum, agar aset masyarakat ini dapat dijaga dan dipelihara bersama. Harapannya tentu dermaga Mak Yong ini bisa memberi manfaat jangka panjang dari generasi ke generasi.

Pelantar Dermaga Mak Yong dengan aktivitas masyarakat Desa Mantang Lama

“Pesan kami, jaga dan rawat fasilitas ini. Ini milik kita bersama dan tugas kita bersama untuk menjaga agar bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkas Roby. (Advetorial)

Exit mobile version