IGNNews.id, Bengkalis – Komitmen dalam menjaga marwah tata kelola birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel terus dipertegas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. Langkah ini dibuktikan dengan digelarnya agenda Exit Meeting Pemeriksaan atau Audit Terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Pertemuan krusial yang diarsiteki bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau ini berlangsung dengan khidmat di Ruang Hang Jebat, Kantor Bupati Bengkalis, pada Senin, 4 Mei 2026.
Pertemuan ini menandai fase penting dalam mengevaluasi postur penggunaan anggaran daerah agar selaras dengan koridor perundang-undangan.
Bupati Bengkalis, Kasmarni, dalam pidato sambutannya melayangkan apresiasi mendalam serta ucapan terima kasih kepada Tim Pemeriksa BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau atas dedikasinya menjalankan proses audit secara profesional, independen, dan objektif.
Kasmarni menegaskan bahwa rangkaian pemeriksaan komprehensif ini merupakan instrumen penting bagi daerah untuk mengukur kepatuhan administrasi.
Pihaknya memandang jeli bahwa exit meeting ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah jembatan penyempurnaan kualitas laporan keuangan daerah yang berbasis kinerja guna mempertahankan opini terbaik dari lembaga auditor negara tersebut.
Lebih lanjut, Bupati perempuan pertama di Riau ini mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD) beserta jajaran bendahara di lingkungan Pemkab Bengkalis.
Kasmarni memerintahkan agar seluruh temuan materiil maupun rekomendasi administratif yang disodorkan oleh tim pemeriksa BPK segera ditindaklanjuti secara serius dan tepat waktu.
Seluruh elemen birokrasi dituntut untuk memperkuat Sistem Pengendalian Intern (SPI), memperketat kepatuhan regulasi, serta meninggalkan pola-pola administrasi konvensional yang tidak tertib demi mewujudkan integrasi sistem perencanaan dan penganggaran yang solid.
Gayung bersambut, Pengendali Teknis BPK RI Perwakilan Riau, Anita Irma Anggriany, melayangkan pujian atas sikap kooperatif dan dukungan penuh yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran Pemkab Bengkalis selama masa audit berlangsung.
Sinergitas yang sehat antara auditor dan auditi dinilai menjadi kunci utama kelancaran pembongkaran data keuangan penyerapan anggaran.
Agenda ditutup secara resmi dengan penyerahan dokumen hasil audit terinci LKPD 2025 secara simbolis, dengan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Bengkalis, Inspektur Kabupaten Bengkalis Radius Akima, serta jajaran kepala dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

