Site icon IGN News

Go Digital dan Go Quality, UMKM Kepri Fokus Sertifikasi Halal dan Izin Edar Demi Daya Saing Tinggi di Pasar Global

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepri, Riki Rionaldi foto bersama salah satu pelaku UMKM.

IGNNews.id, Tanjungpinang –Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memacu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bertransformasi ke era digital. Upaya ini membuahkan hasil positif, di mana ratusan produk UMKM kini telah dipasarkan secara online dan menjangkau pasar hingga ke luar daerah.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepri, Riki Rionaldi, menyatakan bahwa transformasi digital merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan perubahan pola konsumsi.

“Kita ingin UMKM Kepri tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya saing tinggi. Karena itu, digitalisasi menjadi pintu utama untuk membuka akses pasar yang lebih besar,” ujar Riki.

Fokus Go Digital dan Go Quality

Sepanjang 2024–2025, Dinas Koperasi telah menggelar berbagai pelatihan e-commerce, digital marketing, dan manajemen keuangan berbasis aplikasi. Selain itu, kolaborasi dengan sejumlah marketplace nasional juga dilakukan untuk membuka etalase khusus bagi produk unggulan lokal, seperti kerajinan khas Melayu, makanan olahan laut, dan fesyen.

Tidak hanya go digital, Dinas Koperasi juga memprioritaskan sertifikasi produk. Melalui program sertifikasi halal, izin edar, dan legalitas usaha, pelaku UMKM Kepri kini memiliki daya tawar yang lebih tinggi di pasar.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri Riki Rionaldi saat memberikan sambutan.F-Istimewa

“Kami tidak hanya mendorong pelaku usaha untuk go digital, tapi juga memastikan produk mereka memenuhi standar yang diakui secara nasional dan internasional,” tambah Riki.

Dengan dukungan lembaga perbankan dan perusahaan logistik, Diskop UMKM Kepri berharap dapat mempercepat proses transformasi menuju UMKM modern dan berorientasi ekspor. Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa UMKM Kepri kini mulai menapaki panggung global.

“Ke depan, kami ingin melihat lebih banyak produk Kepri yang bisa bersaing di pasar global. Kami percaya, dengan inovasi, kolaborasi, dan digitalisasi, UMKM Kepri akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tutup Riki, optimis.

Exit mobile version