Site icon IGN News

Hadiri MTQ di Desa Tulang, Bupati Iskandarsyah Tegaskan Komitmen Realisasikan Hasil Musrenbang Selat Gelam

Nurdin Basirun Staf khusus gubernur Kepri didampingi Bupati Karimun Iskandarsyah memukul besuk tanda di bukanya MTQ Selat Gelam di Desa Tulang.F-Istimewa

IGNNews.id, Karimun – Bupati Karimun ing Iskandarsyah bersama Nurdin basirun hadir sekaligus membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke IV se Kecamatan Selat Gelam di Desa Tulang, Sabtu (30/05/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan keagamaan ini. Ia berharap momentum MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan membawa keberkahan dan memperkuat Al-Qur’an sebagai pedoman hidup masyarakat.

“Sebuah kebanggaan bagi kami pemerintah daerah Kabupaten Karimun dapat menghadiri pembukaan MTQ Selat Gelam ini, mudah-mudahan acara MTQ ini mendapat keberkahan dari Allah SWT mengingat Al-Qur’an adalah pedoman hidup kita.” ujar Iskandar.

Merespons aspirasi masyarakat Selat Gelam yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk merealisasikan harapan warga secara bertahap. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pembangunan dari kepemimpinan sebelumnya.

“Mudah-mudahan MTQ yang kita laksanakan mampu mendorong semangat kita untuk senantiasa membaca Al-Qur’an. Ada beberapa permintaan dan harapan dari masyarakat kecamatan Selat Gelam sesuai dengan hasil musrenbang, akan kami usahakan untuk mewujudkan keinginan bapak ibu sekalian.” lanjutnya.

Iskandarsyah juga mengakui tantangan geografis Karimun sebagai daerah kepulauan yang membutuhkan biaya pembangunan besar, di tengah keterbatasan anggaran yang ada.

“Tentunya kami sebagai bupati meneruskan apa yang telah dilakukan oleh bupati-bupati sebelumnya, insyaallah kami akan melanjutkan dan mempertahankan yang baik dan yang kurang akan kami perbaiki. Saat ini kami belum optimal untuk itu akan kami usahakan yang terbaik.” ungkap Iskandarsyah.

Menurutnya dalam membangun sebuah daerah terkhusus daerah kepulauan perlu adanya inovasi dan kreatifitas ditengah-tengah efisiensi yang ada.

“Keterbatasan anggaran kita membatasi kita untuk optimal di dalam membangun daerah-daerah kita yang memang daerah kepulauan tentunya membutuhkan biaya besar namun yakinlah kita harus kreatif dan inovatif dalam mengembangkan daerah.” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula sejumlah pencapaian krusial di masa jabatan Bupati Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole. Pemerintah Kabupaten Karimun sejauh ini telah sukses menyelenggarakan BPJS gratis, UHC dan cek kesehatan gratis.

“Harapan kami akhir tahun ini tingkat cek kesehatan gratis mampu ke 46% dari 20%. Dan untuk tidak mewariskan kemiskinan kepada anak cucu kita, kami akan dorong lapangan pekerjaan.” lanjutnya.

Bupati Karimun Iskandarsyah juga mengatakan di era modernisasi dan kemajuan teknologi saat ini tentunya bukan menjadi penghalang untuk kita memperkuat akhlak serya menyiarkan Islam melalui pelaksanaan MTQ.

“Dengan kita melaksanakan syiar islam dengan MTQ ini mampu memperkuat akhlak-akhlak kita. Kita tidak menghalangi modernisasi tetapi kita tidak boleh meninggalkan identitas kita.” tutup Iskandar.

Sementara itu, Staf Khusus Tim Percepatan Pembangunan, Investasi dan Keagamaan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, memuji tingginya antusiasme masyarakat Karimun dalam setiap pelaksanaan MTQ. Ia berharap semangat ini menjadi motivasi besar untuk melahirkan qori-qoriah serta hafiz-hafizah berkualitas yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah internasional.

“Kita ingin mengingatkan kembali khususnya di Karimun umumnya di provinsi Kepulauan Riau bahwa setiap pelaksanaan MTQ di Karimun antusias masyarakat sangat tinggi, mudah-mudahan semangat ini tidak punah dan menjadi motivasi pengembangan syariah islam di bumi berazam.” ujar Nurdin Basirun.

Ia berharap melalui MTQ Ini dapat melahirkan genarasi Al-Qur’an yang mampu mewakili provinsi Kepulauan Riau ditingkat internasional mendatang.

“Mudah-mudahan melalui pelaksanaan MTQ ini dapat melahirkan Qori dan Qoriah, hafiz dan hafizah yang bisa mengikuti tingkat lebih tinggi. Kita ingin generasi muda menjadi generasi Al-Qur’an sehingga mampu mewakili Indonesia di tingkat internasional.” harapnya.

Nurdin juga optimis Kabupaten Karimun mampu merebut kembali kejayaan yang pernah diraih di masa lalu.

“Dan semoga dengan ada MTQ ditingkat desa, kecamatan dan kabupaten kedepannya akan dilaksanakan provinsi. Mengingat kembali, dulu kita pernah enam kali berturut juara umum MTQ dan STQ, saya yakin dan percaya kita mampu.” ungkapnya.

“Kita doakan para pemimpin-pemimpin kita dapat melunaskan apa yang menjadi harapan masyarakat dan kita harus bersama-sama maklum ada beberapa hal yang memang penting untuk di dahulukan.” akhiri Nurdin.(eka)

Exit mobile version