BINTAN-ignnews.id – Kunjungan wisatawan ke Bintan, khususnya Kawasan Pariwisata Lagoi bakal anjlok jelang akhir tahun 2025 ini. Penyebabnya bahan pokok kebutuhan hotel mulai mengalami kelangkaan sejak beberapa hari terakhir.
Salah seorang pekerja di salah satu hotel di Lagoi membenarkan jika sejumlah kebutuhan hotel untuk tamu seperti buah dan sayur-sayuran mulai kosong dan tidak ada saat dipesan tamu. Akibatnya tamu yang menginap mengeluhkan kekosongan makanan dan minuman yang dipesan.
“Ya bang banyak tamu komplain saat order. Saat ini stok buah banyak yang kosong, sayuran juga,” sebutnya, Minggu (7/12/2025).
Ia mengatakan, mayoritas wisatawan mancanegara banyak mendominasi di Kawasan Lagoi. Dengan keluhan atau komplain tersebut, kemungkinan tamu-tamu asing akan enggan ke Lagoi.
“Tahu lah ya kan bang, tamu-tamu asing kalau komplain bisa lewat medsos mereka atau mulut-ke mulut.” jelasnya
Sementara itu, tidak hanya di kawasan pariwisata saja, sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di sejumlah swalayan di Bintan mulai terlihat kosong. Bahkan rak-rak buah-buahan dan sayuran sudah tampak kosong.
Dari informasi yang diterima dari Satgas Pangan Bintan juga menjelaskan jika pasokan bahan pokok penting di sejumlah toko mengalami kelangkaan dan kenaikan harga.
“Dari yang kami himpun juga untuk pasokan bahan pokok dan pangan ke hotel-hotel dan resor juga mengalami kendala,” jelasnya.
Terpisah, Maman, salah seorang pedagang kecil di Bintan meminta kepada kepala daerah turun tangan dan mencarikan solusi untuk permasalahan pangan dan juga kenaikan harga di Bintan jelang akhir tahun ini.
“Kalau begini kepala daerah turun lah ke lapangan dan segera buat keputusan, jangan rapat-rapat saja, lambat keputusannya,” sebutnya.
Ia mengatakan, jika kondisi ini dibiarkan maka harga-harga yang merangkak naik akan lebih parah lagi.
“Saya tidak mengerti aturan-aturan yang memusingkan itu, tapi warga jangan dibuat makin pusing dengan kelangkaan dan kenaikan pangan. Gula naik, minyak naik sampai susu pun juga naik,” keluhnya.(Aan)

