Site icon IGN News

Jerman Jajaki Investasi Maritim di Batam, BP Batam: Kepercayaan Internasional Semakin Kuat

Posisi Batam sebagai hub investasi internasional kian dipertegas dengan kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Republik Federal Jerman ke Kantor BP Batam, Rabu (11/2/2026).F-Humas BP Batam

IGNNews.id, Batam – Posisi Batam sebagai hub investasi internasional kian dipertegas dengan kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Republik Federal Jerman ke Kantor BP Batam, Rabu (11/2/2026). Pertemuan strategis ini difokuskan pada penjajakan peluang investasi baru, khususnya di sektor teknologi maritim dan industri galangan kapal.

Delegasi yang dipimpin oleh Koordinator Pemerintah Federal Jerman untuk Ekonomi Maritim dan Pariwisata, Dr. Christoph Ploß, diterima langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis.

Fary Francis menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat hubungan bilateral Batam-Jerman. Saat ini, Jerman telah tercatat sebagai investor terbesar kedua asal Eropa di Batam, tepat di bawah Prancis.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk nyata kepercayaan terhadap potensi besar Batam. Kehadiran Jerman menunjukkan bahwa Batam semakin kuat dalam peta ekonomi internasional,” ungkap Fary.

Potret Investasi Jerman Tahun 2025 Data BP Batam menunjukkan tren positif pertumbuhan modal dari negeri panser tersebut. Sepanjang tahun 2025, Jerman mencatatkan total investasi mencapai Rp 120,59 miliar.

Sektor industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, hingga peralatan presisi dan optik menjadi sektor dominan dengan nilai suntikan modal sebesar Rp 117,69 miliar. Selain itu, investasi Jerman juga mengalir ke sektor tekstil (Rp 1,6 miliar), perdagangan dan reparasi (Rp 738 juta), serta industri logam dasar (Rp 303 juta).

Komitmen Kemudahan Berusaha Fary Francis menegaskan bahwa BP Batam akan terus mendorong kemudahan perizinan dan menyediakan infrastruktur kelas dunia guna menjaga iklim investasi yang kondusif.

“Batam siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan industri maritim. Kami berkomitmen menciptakan ekosistem usaha yang transparan bagi para investor,” tambahnya.

Di sisi lain, Dr. Christoph Ploß menyampaikan ketertarikan mendalam Pemerintah Jerman terhadap potensi geografis dan fasilitas industri di Batam. Minat Jerman kali ini secara spesifik mengarah pada pendalaman peluang kolaborasi ekonomi di bidang galangan kapal yang menjadi salah satu kekuatan utama Batam di kawasan regional.

Exit mobile version