IGNNews.id, Bintan – Sebanyak 300 Mahasiswa/i angkatan 2025, penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, menerima motivasi dan pembinaan kewirausahaan di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdulrahman, Jl. Lintas Barat KM 19 Ceruk Ijuk Bintan, Selasa (11/11) pagi.
Acara Pembinaan Mahasiswa Baru KIP Kuliah 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa KIP ini menghadirkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi, yang membawakan materi tentang “Interprener Keterlibatan Anak Muda Terhadap Ekonomi Mandiri”.
Riki Rionaldi, yang dikenal sebagai Kepala Dinas termuda di Pemprov Kepri, menjalin interaksi aktif dengan mahasiswa penerima beasiswa penuh selama 4 tahun tersebut.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi memberikan motivasi dan pemahaman terkait kondisi pemerintahan hari ini baik di Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota,” kata Riki.
Peluang Ekonomi Mandiri Lewat Koperasi Merah Putih dan Potensi Kelautan
Riki menjelaskan bahwa di era pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran, Visi Astacita diterjemahkan menjadi program strategis di daerah, khususnya untuk membangun sumber potensi ekonomi baru hingga ke Desa-Desa dan Kelurahan.
Program-program strategis tersebut antara lain:
-
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
-
Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
-
Program kampung nelayan di Batam dan wilayah Kepri lainnya.
Kadis Riki mendorong mahasiswa/i agar cepat beradaptasi dengan peluang yang ada. Mereka didesak untuk memetakan potensi daerah Kepri—yang 90 persen merupakan perikanan dan kelautan—sejak masih berstatus mahasiswa. Khususnya saat menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mereka diharapkan dapat mengabdi di tengah masyarakat untuk membantu pemberdayaan ekonomi lokal.
“Mahasiswa dapat menjadi bagian dalam program Pemerintahan Prabowo-Gibran yang hari ini digarap oleh Dinas Koperasi. Pada saat libur semester dan pulang kampung, mereka bisa menjadi Enterpreneur keterlibatan anak muda terhadap ekonomi mandiri,” kata Riki Rionaldi.
Muhammad Khairul Ramadhan, mahasiswa senior dan pengarah kegiatan, menyebut kehadiran Riki Rionaldi disambut antusias.
“Kita undang beliau selaku Kepala Dinas termuda… kehadiran beliau memberikan semangat dan warna baru. Bagi kami kemandiran ekonomi sangat penting, apalagi hari ini program KDKMP sedang digalakkan hingga sampai ke kampung-kampung,” ujar Khairil.
Mahasiswa antusias berdialog tentang bagaimana Dinas Koperasi dan UKM siap membukakan jalan bagi mereka untuk membuka usaha, menunjukkan sinergi positif antara Pemda dan institusi pendidikan STAIN Sultan Abdulrahman.

