Beranda Kolom Pendidikan Kampus STIE Pembangunan Perluas Kerjasama

Kampus STIE Pembangunan Perluas Kerjasama

290
0
Suasana aktivitas perkuliahan di kampus STIE Pembangunan Tanjungpinang sebelum masa pandemi Covid-19.

ignnews.id,Tanjungpinang-Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tanjungpinang terus memperluas kerjasama dengan sekolah, kampus, badan usaha bahkan pemerintah daerah.

Bahkan, Jumat (20/8) pihak STIE Pembangunan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang, Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji (FISIP-UMRAH) serta PT Pegadaian (Persero).

Kesepakatan dalam MoU tersebut, yakni yang berkaitan dengan pelaksanaan Tri Dharma dan Kampus Merdeka.

Tercapainya MoU ini, Satriadi, S.AP, M.Sc selaku PIC Magang Mandiri STIE Pembangunan Tanjungpinang menjelaskan, dalam Hal ini mulai dari studi mahasiswa dan dosen, kerjasama penelitian (dosen atau mahasiswa), magang, publikasi, pengabdian kepada masyarakat, kuliah umum, dan Campus Hiring.

Baca Juga:  Disdik Bintan Terapkan 3 Sistem PPDB 2021

“Kontribusi dari pihak STIE Pembangunan, yakni menyiapkan SDM (mahasiswa dan dosen) yang ada terutama dalam kegiatan Magang Mandiri yang akan dilaksanakan. STIE juga sedang mengembangkan sistem terpadu, untuk pelaksanaan Kampus Merdeka dengan 8 program sesuai arahan Menteri Pendidikan RI,” ujar Satriadi kepada wartawan, Senin, (23/8) melalui pesan WhatsApp.

Namun selanjutnya, masih kata Satriadi, yang diperoleh mitra magang yakni Sumber Daya Manusia (SDM) terdidik yaitu peserta magang untuk terlibat dalam proses kegiatan usaha secara lebih efisien.

Sehingga, kesempatan untuk melakukan rekrutmen atau seleksi calon karyawan yang telah diketahui kualitas mutu dan kredibilitasnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan, berkontribusi secara langsung dalam program link and match.

Baca Juga:  STIE Pembangunan dan Pengadilan Agama Teken MoU

“Dalam rangka meningkatkan kualitas sistem pendidikan di Indonesia, membangun kerja sama yang saling menguntungkan dan memberikan manfaat besar antara perusahaan/instansi tempat magang dengan Perguruan Tinggi, Media Branding dan Sosialisasi Mitra Magang serta memahami tren dinamika yang terjadi di setiap angkatan kerja. Sehingga mendapatkan data yang dapat menjadi masukan dan pertimbangan dalam penyusunan Talent Management. Agar tetap selaras sehingga tetap fleksibel sesuai tuntutan situasi,” jelas Satriadi.

Bahkan, mahasiswa STIE Pembangunan juga telah melaksanakan audiensi dengan sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang untuk pelaksanaan Program Kampus Merdeka Belajar.

Keistimewaannya program ini, lanjut Satriadi, merupakan program perdana yang dibuat oleh kampus dalam rangka menerapkan Program Mas Menteri yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Baca Juga:  STIE Pembangunan dan Pengadilan Agama Teken MoU

Program magang Ini juga nantinya, akan dikonversikan sebanyak 20 SKS bagi mahasiswa.Sehingga seluruh perkuliahan disemester tersebut akan digantikan dengan magang.

“Dalam kegiatan ini juga, mahasiswa akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari tempat Magangnya sesuai job-desknya. Mahasiswa juga akan banyak belajar dan mengenal dunia kerja, sehingga ketikamereka memasuki dunia kerja sudah tidak canggung lagi,” terangnya.

Pelaksanaan kegiatan magang Mandiri ini berlangsung mulai dari bulan September 2021 hingga Januari 2022.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa dibatasi sejumlah 30 mahasiswa (yang melakukan registrasi ulang hanya 28 mahasiswa). Program Magang Mandiri ini juga sudah di subsidi oleh Kampus STIE Pembangunan sebanyak 50 persen. (ahn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here