BINTAN-ignnews.id – Sebuah Kapal Nelayan asal Kawal Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan mengalami kecelakaan laut. Kapal yang sedang berlabuh di Perairan Tanjung Berakit itu bertubrukan dengan sebuah Kapal Tanker.
Data dari Humas Basarnas Tanjungpinang menjelaskan kecelakaan laut yang melibatkan kapal penangkap ikan KM Kawal Jaya 9 di Perairan Utara Berakit, Bintan, pada Jumat (30/10/2026) sekira pukul 04:23 WIB. Akibat insiden tubrukan tersebut, 1 (satu) orang awak kapal dilaporkan hilang, sementara 13 awak lainnya dinyatakan selamat.
Korban pencarian diketahui bernama Dinar (51 tahun), warga Teluk Bakau, Gunung Kijang, yang dilaporkan melompat ke laut saat insiden terjadi.
Sementara itu, KM Kawal Jaya 9 beserta 13 kru kapal yang selamat, telah dievakuasi dan ditarik merapat ke Pelabuhan Kawal pada pukul 09.03 WIB.
Merespons kedaruratan tersebut, pada hari kejadian pukul 18:05 WIB, Tim Rescue Kantor SAR Tanjungpinang langsung diberangkatkan menuju Pelabuhan Kawal, Kabupaten Bintan untuk melaksanakan koordinasi awal dengan para kru yang selamat sebelum memperluas penyisiran.
Pada hari pertama operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, yang terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, USS Uban, PLP Tanjunguban, Polair Kepri, Pos TNI AL Berakit dan masyarakat nelayan setempat
Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian, berjarak sekitar 46 NM dari pos penyiagaan dengan mengerahkan armada kelautan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Tanjunguban, kendaraan penyelamat, serta peralatan navigasi, medis dan evakuasi yang lengkap. Hingga siaran pers ini diterbitkan, upaya pencarian korban terus dioptimalkan (Aan).

