Beranda Kepri Anambas Kasus Pelecehan Anak Di Anambas Masih Tinggi

Kasus Pelecehan Anak Di Anambas Masih Tinggi

41
0
Ilustrasi, salah satu foto pelecehan tehadap anak. (foto Net)

Ignnews.id,Anambas-Dalam memecahkan kasus seluruh komisioner harus bersama-sama melaksanakan tugas, hingga saat ini komisioner khusus tangani suatu kasus belum ada, call center sangat dibutuhkan.

“Belum ada call center, kita butuh itu dan tergantung dari dukungan Pemda,” kata Ronald Sianipar selaku Ketua KPPAD Anambas saat ditemui, kemarin.

Menurut dia, call center itu sangat diperlukan bagi KPPAD, kenapa mempermudah masyarakat membuat laporan pengaduan tentang kasus yang terjadi.

“Kami masih secara general, belum bisa kami buat call center karena keterbatasan. Ya anggaran tergantung dari Pemda,” sebut dia.

Baca Juga:  Anambas Targetkan Pengsuplai Beras Untuk Kepri

Ia mengatkan, kasus yang dominan terkait pelecehan terhadap anak di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) tergolong tinggi. Penanganan kasus selain dimeja hijau, tidak menutup kemungkinan diselesaikan secara kekeluargaan.

Hal ini perlu dilakukan sosialisasi terus menerus terhadap masyarakat terkait sangsi berat hukuman baik itu secara hukum maupun sosial.

“Beberapa kasus diselesaikan dengan kekeluargaan. Saya sangat konsentrasi terhadap sosialisasi kepada masyarakat terhadap dampak terhadap pelecehan terhadap anak sangat besar. Kami akan tekankan agar terjadi penurunan kasus-kasus pelecehan kedepannya,” sebut dia.

Baca Juga:  KPU Kepri Sebarkan Dana Kampanye Tiga Paslon

Lanjut dia, untuk mendapatkan informasi atau kasus yang terjadi di masyarakat, Komisi Perlindungan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) informasi dari masyarakat serta sumber lainnya termasuk dari media online atau media cetak atau sejenisnya.

“Kasus mengenai anak memang nggak ada henti-hentinya. Ada saja masalah baik itu pencabulan, kekerasan atau pun anak-anak yang ditelantarkan atau tidak di beri nafkah,” tukas dia. (Julina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here