Site icon IGN News

Knapsack Power Sprayer Terbukti Bisa Meminimalisir Dan Mengendalikan Karhutla

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla dan Petugas Penanganan Karhutla 

Ignnews.id, Natuna – Menyikapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi sejumlah titik diwilayah kabupaten natuna, ada kejadian menarik perhatian bagi sebagian tim penanganan kebakaran dilapangan.

Ketika kebakaran besar yang terjadi di jalan Poros Batubi, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna yang menghanguskan sekitar 20 hektare lebih.

Terlihat personel Polres Natuna, membawa alat semprot yang mirip seperti alat semprot pertanian. Personel tersebut berjalan ketika api di permukaan tampak sudah padam, namun ternyata bara api di bawah permukaan terutama di lahan gambut sering kali masih menyala.

“Kami diperintahkan membawa alat ini untuk melakukan pemadaman yang jaraknya tidak bisa dijangkau yang tidak bisa diakses oleh mobil pemadam kebakaran besar,” ucap Bripda Iphung Hardiansyah kepada media ini. Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, alat ini digendong di punggung, dan petugas bisa membawanya berjalan kaki menembus vegetasi rapat. Apalagi alat ini mudah sekali digunakan dan tidak terlalu besar.

“Alat ini sangat andal dan ampuh bang untuk memadamkan api yang baru muncul atau masih berskala kecil hingga sedang sebelum kobaran menyebar menjadi bencana besar,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bripda Riko Nardo, alat semprot ini juga digunakan untuk menyiramkan air secara presisi guna mendinginkan sisa material agar tidak memicu kebakaran baru.

“Usai kebakaran besar kemarin, kami melakukan penyemprotan dengan alat tersebut di beberapa titik yang masih terlihat ada sisa api,” jelasnya.

Sementara Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla saat dikonfirmasi media ini mengatakan, bahwa alat semprot tersebut bernama Knapsack Power Sprayer (alat semprot punggung bermesin). Alat ini sangat efektif untuk meminimalisir dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“alat ini menjadi salah satu senjata utama tim pemadam di lapangan untuk mengatasi situasi darurat. Apalagi dalam penanggulangan karhutla,” paparnya.

Kapolres Novyan Aries menjelaskan, di tengah kondisi kekeringan di mana sumber air sangat minim, nozzle pada power sprayer dapat memecah air menjadi droplet atau kabut tipis. Hal ini membuat pemakaian air jauh lebih hemat namun tetap efektif menurunkan suhu panas.

Saat ini ketersediaan alat tersebut di polres Natuna hanya ada 4 unit, jumlah ini masih terbatas dan rencananya akan ditambah dengan menggunakan anggaran swadaya sendiri.

“Sekarang ini hanya ada 4 unit saja, semoga saja dalam waktu dekat ini bisa bertambah,” ujarnya.

Ia mengharapkan, dengan adanya alat ini setidaknya dapat membantu tim penanganan karhutla dan bisa meminimalisir terjadinya kebakaran besar. Laporan (Hardiansyah).

Exit mobile version