Beranda Kepri Anambas Letung Masih Alami Blank Spot Sinyal

Letung Masih Alami Blank Spot Sinyal

132
0
Sejumlah tower yang terpasang di wilayah Letung/Jemaja/Anambas/Kepri (foto ignnews.id)

ignnews.id,Anambas-Salah seorang perwakilan masyarakat Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri keluhkan masih mengalami blank spot jaringan internet, Jum’at (2/7/2021).

Tarmini warga Kelurahan Letung meminta kepada provider agara dapat menambah bandwidth atau kapasitas jaringan internet di wilayahnya. Menurut dia, saat ini sistem digitalisasi bukan sebagai barang mewah lagi, namun sudah sebagai kebutuhan dasar hidup masyarakat.

“Jaringan internet ini sudah lama kami alami. Bahkan ke Pemda pun sudah kami sampaikan keluhan ini. Hanya provider lah yang dapat memberikan solusi ini,” ungkap Tarmini ketika ditemui ignnews.id, Jum’at (2/7/2021).

Kata dia, sebagai masyarakat yang berada di Kawasan Strategis Perbatasan Negara (KSPN) tentu meminta jaringan internet yang kuat. Dirinya jika ingin membandingkan dengan kota besar di Indonesia lain, saat ini sudah menikmati jaringan 5G, akan tetapi di wilayahnya 4G saja masih berat dan lemot.

Baca Juga:  Akses Telekomunikasi Palapa Ring Barat Di Jalur Fiber Optik Batam – Anambas, Natuna – Singkawang Sempat Terputus Akibat Kerusakan Kabel Fiber Optik

“Blank Spot terjadi di sekitar Kelurahan Letung. Bergeser sedikit ke Desa Batu Berapit tepatnya Padang Melang, akses jaringan internet sangat lancar. Mudah-mudahan kedepannya segera bisa di tunaikan harapan kami ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Anambas, Jeprizal ketika dihubungi mengatakan, kebijakan terkait jaringan tersebut berada di pihak provider. Pemerintah Daerah hanya sebatas berkoordinasi atas keluhan masyarakat dan tidak dapat berbuat banyak.

“Kami sudah sampaikan kepihak provider yang terkait dan kita tunggu saja apa langkah yang akan dilakukan oleh provider tersebut,” terangnya.

Baca Juga:  Cafe Taman Laut Dilalap Sijago Merah

Sedangkan, SPV RTPO Telkomsel, Yurianda Syahputra ketika dihubungi mengatakan, ketika tim melakukan monitoring diwilayah tersebut tidak pernah terjadi penurunan bandwidth dan menambahkan belum pernah.

Ia mengatakan, hal ini karena keterbatasan kapasitas pipa transmisi dari Jemaja ke node Palapa Ring Barat (PRB) di Tarempa. Kondisi Kecepatan internet di Kelurahan Letung Kecamatan Jemaja diperparah karena jumlah pengguna yang sangat besar jauh diatas kapasitas yang tersedia Bisa.

“Kapasitas transmisi bandwidth yang tersedia sangat terbatas tidak memungkinkan ditambah sementara jumlah pemakai dan penggunaan terus bertambah,” jelas dia.

Baca Juga:  Tiga Desa Siap Menjadi Pilot Project Desa Wisata

Lanjut dia, bandwidthnya sangat terbatas karena masih mengandalkan teknologi transmisi radio yang memiliki keterbatasan kapasitas untuk menghubungkan Pulau Jemaja dengan Tol Langit Palapa Ring Barat di Kota Tarempa.

Program Tol Langit PRB palapa Ring Barat sejauh ini hanya singgah di ibukota kabupaten saja sehingga belum mampu memberikan solusi secara maksimal bagi pengembangan telekomunikasi di seluruh Kabupaten Kepulauan Anambas yang memiliki geografis kepulauan dengan kontur berbukit.

“Untuk mensolusikan kebutuhan telekomunikasi di Pulau Jemaja Telkom sudah merencanakan pembangunan SKKL Sistem Komunikasi Kabel Laut untuk menghubungkan Jemaja dan Tarempa,” ucapnya. (Fnd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here