Beranda Kepri Anambas Menelusuri Kematian ‘AS’ Dugaan Gantung Diri, Ada Apa?

Menelusuri Kematian ‘AS’ Dugaan Gantung Diri, Ada Apa?

268
0
Ilustrasi, terlihat sepasang kaki tergantung. (foto Net)

Ignnews.id,Anambas-Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mengungkapkan, hasil visum terkait dugaan seorang perempuan yang berinisial AS (28) ketika ditemukan tergantung dirumah kontrakan di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Tarempa pada hari Selasa (6/10/2020) telah mengeluarkan hasil visum, akan tetapi tidak bisa membeberkan kepada Ignnews.id ketika dihubungi, Sabtu (10/10/2020).

“Maaf, kami tidak bisa menyebarkan hasil visum ini. Hasil visum sudah kami serahkan kepada tim penyidik kepolisian. Kami hanya sebagai penyedia atas permintaan visum dari penegak hukum,” ucap Dr Rini Gumala Sari selaku Direktur RSUD Tarempa kepada Ignnews.id, Sabtu (10/10/2020).

Baca Juga:  Hore.... PTT Bakal Diangkat Menjadi PNS, Syaratnya?

Sementara itu, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Tarempa Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Septimiris menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebelum jenazah diturunkan.

“Jarak kaki perempuan yang ditemukan tergantung tersebut dengan lantai sekitar sejengkal. Hasil visumnya tidak ada tanda-tanda keterangan,” ujar dia.

Ia menambahkan, jika ingin lebih mengetahui terkait tanda-tanda keterangan harus dilakukan tes forensik atau dilakukan otopsi. Dari hasil otopsi itulah akan bisa memberi keterangan lebih jelas.

“Suami dari AS tersebut telah membuat surat pernyataan tidak ingin dilakukan otopsi terhadap jenazah istrinya,” ujar dia.

Baca Juga:  Nelayan Takut Melaut Ombak Capai Dua Meter

Lanjutnya, saat ini tim penyidik dari Polsek terus melakukan penyelidikan bahkan suami dari AS tersebut sudah dilakukan pemeriksaan serta orang-orang terdekatnya.

“Ketika diperiksa suami dari AS menyatakan, bahwa istrinya yang ditemukan tergantung tersebut tidak ada riwayat penyakit jantung atau sejenisnya,” jelasnya.

Sedangkan, Jamilah sebagai tukang memandikan jenazah AS mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda yang menjanggal. Diakuinya, bahwa telah 13 tahun berkerja sebagai memandikan jenazah.

“Ketika saya memandikan jenazah AS saat itu, tidak melihat yang janggal. Bola matanya normal tertutup mirip orang tidur. Bagian kaki dan lidahnya normal. Namun sekitar bagian bawah leher hingga atas dada memar bercorak kebiru-biruan,” ungkap dia. (Julina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here