Site icon IGN News

Pererat Silaturahmi Antar Alumni Pelayaran, Bedjaners Zona Kepri Buka Bersama Puasa Di Batam

Bedjaners Zona Kepri berfoto bersama usai melaksanakan buka bersama puasa di Golden Prawn, Batam, Selasa (4/4/2023), foto istimewa

BATAM – Untuk terus mempererat rasa persatuan dan kekeluargaan, Ikatan Korps Alumni Pendidikan Perwira Pelayaran Besar (KAP3B), Balai Pendidikan dan Latihan Pelayaran (BPLP) dan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang (PIP) Semarang melaksanakan buka bersama (bukber) puasa di Golden Prawn, Bengkong, Batam pada Selasa (4/4/2023) petang kemarin.

Bukber yang digelar bersama sejumlah alumni tersebut, berlangsung penuh keakraban meski dengan latar usia atau angkatan kelulusan yang berbeda-beda. Alumni tersebut juga dikenal dengan istilah Bedjaners, yang kini sudah tersebar di wilayah seluruh Indonesia.

Kapten Deddy Surachmad, salah seorang Bedjaners Zona Kepri yang merupakan perwakilan BOLO 33 Angkatan 33 mengungkapkan, jika kegiatan buka bersama tersebut merupakan silaturahmi yang kerap dilaksanakan pada bulan Ramadan. Khusus untuk di Kepri, tahun ini pihaknya melaksanakan buka bersama di Batam setelah Pandemi Covid-19 melanda beberapa tahun terakhir ini.

“Ini rutin kami laksanakan, untuk wadah kumpul-kumpul alumni dan silaturahmi. Momentum Ramadan memang salah satu waktu yang tepat. Khusus tahun ini kami adakan di Batam untuk wilayah Zona Kepri,” katanya.

Ia menambahkan, dengan silaturahmi ini juga semakin mempererat rasa persaudaraan dan lebih saling mengenal alumni perwira pelayaran yang terdiri dari berbagai angkatan. Ia mengharapkan ini akan menjadi keluarga besar yang solid dalam dunia insan pelayaran, khususnya di Kepri.

“Alhamdulillah sampai saat ini kami terus kompak dan terus komunikasi diluar kegiatan ini. Tentunya ini merupakan keluarga besar kami yang terus dijaga kebersamaannya agar tetap solid dan dapat saling bergandengan tangan dalam dunia kerja pelayaran,” jelasnya.

Sekedar diketahui, bagi Korps Alumni Pendidikan Perwira Pelayaran Besar (KAP3B) Semarang, istilah penyebutan Bedjàner bagi taruna tersebut identik dengan nama seorang pengajar atau pelatih yang ada di kampus. Saat menjadi seorang taruna alumni sangat mengenal seorang pelatih dari tentara TNI-AL (KKO) yang notabene jebolan pendidikan Rusia menjadi pengajar dengan gaya militer yang sarat dengan keras dan disiplin yang tinggi, sehingga setiap taruna belum sah kalau belum merasakan didikan keras pak Bedjan yang penuh dedikasi yang tinggi.(Aan)

Exit mobile version