BINTAN-ignnews.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Utara telah memeriksa saksi dari kasus diare massal yang terjadi di Kecamatan Bintan Utara dan Seri Kuala Lobam. Pemeriksaan tersebut merupakan saksi yang menjadi korban diare dan muntah-muntah.
Kapolsek Bintan Utara Kompol Norman DJ yang dikonfirmasi membenarkan telah memeriksa sejumlah saksi dan masih melakukan penyelidikan serta menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan di Laboratorium Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam.
“Ya sekitar 10 an orang sudah kami mintai keterangan terkait kasus diare tersebut, banyak saksi korban,” katanya kemarin.
Saat ditanya tindak lanjut kasus tersebut, Norman mengatakan masih menunggu hasil laboratorium BPOM Batam yang akan keluar dalam pekan ini.
“Minggu depan (pekan ini) infonya hasil lab BPOM keluar,” jawabnya.
Sementara itu, Retno Riswati, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan yang dikonfirmasi pekan lalu mengatakan hasil laboratorium sampel makanan masih ditunggu pihaknya dari BPOM Batam.
“Belum keluar hasilnya, perkiraan minggu depan (pekan ini),” jawabnya.
Sementara itu, hingga kini laproan yang masuk terkait kasus diare dan muntah massal tersebut menunjukkan angka yang besar. Pengakuan dari sejumlah warga yang menjadi korban diare massal itu menunjukkan angka yang banyak, Meski saat ini semua korban sudah banyak yang sembuh. Rata-rata korban diare dan muntah-muntah massal tersebut mengalami sakit 1 hingga 4 hari. (Aan)

