Site icon IGN News

PT Shelltec Hydraulic Indonesia Ekspor Perdana Accumulator Shell Dari Bintan Ke Jerman

Produk Accumulator Shell yang akan diekspor ke Jerman yang disaksikan oleh Bea Cukai, DInas DKUPP Bintan dan Manejemen PT BIIE, Senin (24/8/2026) foto oleh Aan

BINTAN-ignnews.id – PT Shelltec Hydraulic Indonesia melepas perdana produk Accumulator Shell ke Jerman usai perusahaan tersebut melakukan produksi perdana di Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) pada Senin (24/8/026) siang.

Bertempat di Jalan Tulip Lot D27 dan D28 kawasan BIE, pelepasan ekspor perdana tersebut turut dihadiri oleh managemen PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) selaku pengelola kawasan BIE, Bea Cukai Tanjungpinang dan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Bintan.

Wei Sheng, Direktur PT Shelltec Hydraulic Indonesia dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya ekspor perdana perusahaannya ke Jerman tersebut. Kepada BIIE, Bea Cukai dan Pemkab Bintan yang membantu proses terwujudnya ekspor tersebut.

“Saya berterimakasih kepada semua pihak dan juga karyawan perusahaan ini yang membantu bertumbuhnya perusahaan. Saya berharap kita semua dapat berkembang dan terus maju,” katanya.

Pelepasan ekspor perdana PT Shelltec Hydraulic Indonesia dari Bintan ke Jerman yang dilakukan secara simbolis

Aditya Laksamana, General Manager (GM) PT BIIE dalam sambutannya menyampaikan apresiasi ekspor perdana produk PT Shelltec Hydraulic Indonesia ke Jerman.

Selaku pengelola kawasan, Aditya menyampaikan jika ekspor ini menjadi nilai tambah kawasan dalam membangun aneka industri di BIE yang terus mendunia.

“Kami berupaya terus memberikan pelayanan terbaik kepada tenan-tenan yang ada di kawasan ini. Kami siap berkolaborasi untuk mempermudah perizinan perusahaan dan berbagai hal lainnya, termasuk juga kerjasama Community Development tenan-tenan,” ungkapnya.

Setia Kurniawan, Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Bintan menyampaikan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan terus berupaya membangun pelayanan perizinan yang maksimal. Bahkan sebelum melakukan ekspor, pihaknya jemput bola menerjunkan aparaturnya untuk membantu manajemen PT Shelltec Hydraulic Indonesia mempelajari sistem dan tata cara perizinan ekspor.

“Pak Bupati Bintan juga menyampaikan jika Pemkab Bintan harus mendukung investasi, salah satunya juga meningkatkan angka penyerapan tenaga kerja,” sebutnya.

Penutupan kontainer yang berisikan produk accumulator shell yang akan diekspor ke Jerman

Sementara itu, Erwan Saeful dari perwakilan Kantor Bea Cukai Tanjungpinang menyampaikan pihaknya mendukung ekspor dari Kawasan BIE. Menurutnya, ekspor dari kawasan tersebut memiliki nilai tambah yaitu bebas pajak ekspor dan juga PPN.

“Tentunya dengan adanya ekspor dari Bintan akan meningkatkan daya saing produk dari Indonesia serta meningkatkan nilai ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Dari keterangan Muhammad Fadli selaku Operation Manager PT Shelltec Hydraulic Indonesia, pada produksi perdana ini pihaknya mengekspor sebanyak 19 pallet atau setara 200 tabung Accumulator Shell atau setara 1 kontainer. Nilai ekspor perdana saat ini sebesar 59 ribu Euro atau setara dengan Rp 1,2 miliar.

Ia mengatakan, nilai awal investasi PT Shelltec Hydraulic Indonesia dengan penyerapan awal tenaga kerja sebanyak 25 orang. Untuk Accumulator shell adalah cangkang atau bodi luar berbentuk tabung/bejana tekan (pressure vessel) dari komponen hydraulic accumulator yang berfungsi untuk menampung fluida bertekanan dan gas inert (seperti nitrogen) di dalam sistem hidrolik. Produk tersebut dipergunakan dalam perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan dan gas.(Aan)

Exit mobile version