Beranda Kepri Anambas Sepulang Dari Offshore Pekerja Migas Terpapar Covid-19

Sepulang Dari Offshore Pekerja Migas Terpapar Covid-19

3018
0
Ilustrasi, *salah satu offshore yang dioperasikan di kawasan Asia Tenggara*

Ignnews.id,Anambas-Dalam rangka memutus mata rantai penularan covid-19 di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) diminta pihak perusahaan untuk dapat berkoordinasi secara intensif kepada gugus tugas percepatan penanganan covid-19 KKA dalam melakukan penanganan/tracing guna menelusuri riwayat kontak rat pasien positif/konfirmasi covid-19.

“Tim gugus tugas harapkan pihak perusahaan agar intensif melaporkan terhadap penangangan pasien positif terkonfimasi covid-19,” kata Sahtiar selaku koordinator gugus tugas Kabupaten Kepulauan Anambas kepada Ignnews.id, Selasa (25/8/2020) malam.

Kata dia, pasien yang terkonfirmasi positif tersebut saat ini berada di Jakarta dan tidak ada lagi di Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya di pulau Palmatak.

Baca Juga:  HUT-12 KKA Dirayakan Mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19

“Pasien terkonfirmasi positif covid-19 tersebut tidak berada lagi di KKA. Jumlah yang positifnya belum bisa dikatakan. Oleh karenanya kami meminta perusahaan migas untuk dapat berkoordinasi secara intensif kepihaknya,” sebut dia.

Namun gugus tugas meminta kepada pihak perusahaan untuk melakukan karantina mandiri terhadap seluruh karyawan/petugas Matak Base selama 14 hari yang dilakukan didalam wilayah Matak Base, serta melakukan rapidtest terhadap seluruh karyawan/petugas di Matak Base yang akan kembali ke kediaman masing-masing.

“Penanganan karantina dilakukan oleh pihak perusahaan itu sendiri dengan mengikuti prosedur dan peraturan protokol kesehatan. Gugus tugas jika diminta untuk melakukan pengawasan maka gugus tugas siap lakukan. Namun kami harapkan pihak perusahan lebih intensif membuat laporan perkembangan terhadap seluruh karyawan yang dikarantina dan yang dilakukan rapidtest selama 14 hari ke gugus tugas,” ucap dia.

Baca Juga:  Jamaah Padati Masjid Sholat Ied Saat Masa Covid-19

Lanjutnya, gugus tugas juga telah mengirim surat ke sejumlah perusahaan Migas yang berada di Matak Base dengan nomor 655/Kdh.KKA.680/08.2020 dengan hal penerapan protokol kesehatan penanganan covid-19.

“Surat ini menindaklanjuti surat Goverment Affairs Senior Manager Premier Oil Sea Natuna B. V Nomor L/PONSBV/9831/GA/VIII/2020, tanggal 24 Agustus 2020, perihal laporan terkait pekerja migas (termasuk kontraktor pihak ketiga) terdampak covid-19 sepulang dari lepas pantai (offshore),” tutup dia. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here