Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Pimpinan Wilayah Perum Bulog Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) Dani Satrio saat memberikan keterangan
Ignnews.id, Natuna – Upaya Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang berada di kepulauan akhirnya membuahkan hasil dengan memperpendek rantai pendistribusian pangan.
Wilayah kabupaten Natuna dengan letak geografisnya kepulauan memiliki berbagai kendala dilapangan. Selama ini panjangnya jalur distribusi menjadi salah satu faktor penyebab kelangkaan dan tingginya harga pangan di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah dengan niat baik usulan kita akhirnya tercapai. Untuk wilayah kabupaten Natuna diantaranya Pulau Laut, Pulau Serasan, dan Pulau Midai dalam waktu dekat ini akan segera dibangun gudang Bulog,”ucap Bupati Natuna Cen Sui Lan usai menghadiri acara launching penyaluran bantuan pangan secara serentak di seluruh kecamatan diwilayah Natuna. Rabu (15/4/2026).
Dikatakannya, pembangunan gudang milik Perum Bulog ini guna memperkuat penyediaan dan distribusi cadangan pangan, khususnya di wilayah perbatasan dengan negara tetangga.
“Pendanaan pembangunan bersumber dari Perum Bulog, sedangkan Pemkab Natuna berperan mendukung kelancaran proses, termasuk dalam penyediaan lahan,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Perum Bulog Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) Dani Satrio, untuk seluruh proses pembangunan gudang itu langsung dari pusat.
Jadi urusan pembangunan ini langsung dari pusat, insyaallah pada bulan Agustus nanti proses administrasi sudah selesai, dan kemungkinan bulan September akan dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan,” jelasnya.
Ia juga mengatakan, selama ini pendistribusian diwilayah Kabupaten Natuna sering terkendala faktor cuaca tidak tentu sehingga mengalami keterlambatan.
“Dengan akan dibangunnya gudang Bulog di tiga wilayah Pulau Laut, Pulau Serasan, dan Pulau Midai bisa meminimalisir terjadinya potensi keterlambatan pendistribusian pangan kepada masyarakat disekitar wilayah itu,”pungkasnya. Laporan (Hardiansyah).

