Site icon IGN News

Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole Pimpin Rapat Kunjungan Kerja Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih Tim Satgas Nasional

Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole memimpin rapat kunker percepatan koperasi merah putih.F-Edi

IGNnews.id, Karimun – Wakil bupati Karimun Rocky Marciano Bawole memimpim rapat kunjungan kerja percepatan operasional koperasi merah putih di Kabupaten Karimun oleh Tim Satgas Nasional bertempat di Ruang Rapat Cempaka Putih, Selasa (28/10/2025).

Wakil bupati Karimun Rocky Marciano Bawole dalam sambutannya mengatakan koperasi merupakan salah satu bentuk usaha bersama dalam kependudukan yang telah di atur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Pasal 33 Ayat 1.

“Sesuai undang-undang dasar negara Republik Indonesia Pasal 33 Ayat 1 mengatur bahwa perekonomian di susun sebagai usaha bersama berdasarkan asas-asas kekeluargaan sebagaimana amanat Pasal 33 Ayat 1 bahwa salah satu bentuk usaha bersama dalam kependudukan adalah bentuk koperasi.” kata Rocky.

Wakil bupati Karimun Rocky melanjutkan presiden Indonesia telah memberikan kebijakan yang strategis dalam menyokong penguatan koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi.

“Presiden Indonesia bapak Prabowo Subianto telah memberikan arahan kebijakan strategis untuk mendukung penguatan koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi berbasis kekeluargaan dan gotong royong dalam pembentukan 80 ribu koperasi desa/kelurahan merah putih.” lanjutnya.

Koperasi merah putih bertujuan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat desa di ikuti dengan memperkuat ekonomi lokal serta mewujudkan prinsip ekonomi kerakyatan.

“Pembentukan koperasi desa/kelurahan merah putih merupakan langkah strategis untuk memerdekakan masyarakat desa, memperkuat ekonomi lokal dan mewujudkan prinsip ekonomi kerakyatan serta sejalan dengan astacita.” ujar Rocky Marciano Bawole.

Foto bersama usai acara.

Kedua, mendorong kemandirian bangsa dalam kuasa badan pangan berkelanjutan. Astacita ketiga yakni melakukan pengembangan industri agro maritim dengan partisipasi koperasi serta terakhir pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi.

“Koperasi desa/kelurahan merah putih memiliki potensi besar menjadi entitas ekonomi untuk memajukan perekonomian di desa, meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa oleh badan pangan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong royong dan kekeluargaan.” sampai Rocky.

Ia berharap melalui koperasi merah putih dapat mengoptimalkan potensi SDM maupun SDA di desa, sehingga menjadi solusi masyarakat dalam mengatasi tantangan ekonomi.

“Sehingga melalui koperasi desa/kelurahan merah putih diharapkan terwujudnya usaha bersama yang mampu menjadi wadah untuk masyarakat desa dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan manusia di desa agar menjadi solusi dalam mengatasi tantangan ekonomi masyarakat desa.” harapnya.

Terakhir, ia mengatakan koperasi merah putih mampu memberikan benefit ekonomi kepada warga sekitar secara berkesinambungan.

“Besar harapan kami kepada tim percepatan operasional koperasi merah putih untuk dapat memberikan masukan dan saran guna kecepatan operasional koperasi merah putih di wilayah Kabupaten Karimun.” akhiri Rocky.

Sementara itu, Amalyos Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Kelautan Perikanan Kementrian Koordinator Bidang Pangan menyampaikan ia diberikan tugas untuk memonitor beberapa Kabupaten di provinsi Kepri untuk menjadi tolak ukur laporan menteri kepada presiden.

“Saya telah ditugaskan untuk memonitoring beberapa kabupaten di provinsi Kepri dan kami memonitoring melalui tes yang ada di kementerian koperasi itu juga menjadi tolak ukur untuk kami laporkan kepada bapak menteri. Terkait dengan di Kabupaten Karimun ini, sudah semua berbadan hukum tinggal kita dorong bagaimana percepatan koperasi.” ujar Amalyos.

Ia juga mengatakan Kabupaten Karimun memiliki khasnya sendiri dari letak wilayahnya yang strategis serta berbentuk kepulauan, sehingga membedakan Kabupaten Karimun dengan daerah lainnya.

“Ada yang khas di Kabupaten Karimun ini terkait dengan wilayahnya kepulauan yang menyebabkan perbedaan dengan daerah-daerah lainnya. Kita akan pikirkan bagaimana pemerintah bisa intervensi untuk menurunkan harga biaya logistik disini sehingga sama.” katanya.

Karena pada prinsipnya seluruh warga negara Indonesia harus bisa menikmati aksesbilitas yang menjadi hak warga negara.

“Kita harapkan model-model yang sudah kita kembangkan di Kepulauan Riau terutama di Batam bisa kita replikasikan ke pulau Karimun. Tidak hanya bergantung pada BUMN yang sudah ada, BUMD pun juga bisa memberikan kontribusi.” lanjut Amalyos.

Mengenai lahan, dalam koperasi merah putih ini memang wajib membuat gerai minimal 5 gerai yang di isyaratkan untuk membentuk koperasi merah putih baik desa maupun kelurahan.(edy)

Exit mobile version