Bupati Karimun Hadir Malam Ramah Tamah Bersama Veteran dan Anggota Paskribaka

Bupati Karimun Ing. Iskandarsyah menghadiri Malam Ramah Tamah Bersama Anggota Veteran dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karimun 2025 berserta para Orang Tua paskribaka di Gedung Nasional. Minggu (17/08/2025).F-Edy/IGNNews.id
banner 120x600

IGNNews.id, Karimun – Bupati Karimun Ing. Iskandarsyah menghadiri Malam Ramah Tamah Bersama Anggota Veteran dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karimun 2025 berserta para Orang Tua paskribaka di Gedung Nasional. Minggu (17/08/2025).

Hadir dalam malam ramah tamah tersebur Bupati Karimun, Wakil bupati Karimun, sekretaris daerah Karimun, tokoh masyarakat Kepri, kepala OPD, para veteran beserta istri, anggota paskibraka tahun 2025, dan orang tua paskibraka.

Dalam kesempatan ini, bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan malam ini kita hadir dalam ramah tamah bersama veteran dan anak-anak kita paskibraka dimana mereka telah menjalankan tugasnya dengan baik dimulai dari pagi pengibaran hingga penurunan bendera merah putih.” ungkap Iskandar.

Ia juga melanjutkan salah satu bentuk kita menghargai para pejuang veteran, In Syaa Allah, akan kami lanjutkan apa yang telah mereka ajukan terkait dengan adanya makam pahlawan di pulau Karimun. In Syaa Allah akan kami rancang segera mungkin, tidak akan susah jika kita menghargai.” lanjutnya

Terkait permohonan makam pahlawan di pulau Karimun akan dikoordinasikan bersama dinas sosial provinsi Kepri dan kementerian sosial.

Sementara itu, Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Achmad Jambi mengucapkan terima kasih atas penghargaan serta penghormatan yang telah diberikan pemerintah daerah Kabupaten Karimun.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak Bupati yang telah menghormati dan menghargai kami para veteran dengan diadakannya malam ramah tamah bersama paskibraka. Pemerintah daerah masih sangat memperhatikan dan membantu para veteran yang ada di Karimun.” ungkap Acmad Jambi

Dikatakannya umur veteran yang ada hingga hari ini rata-rata sudah 80 ke atas. Veteran memiliki beberapa kategori yang terdiri atas pejuang 45 yakni pejuang kemerdekaan, pejuang pembela, pejuang trikora, pejuang pembela dari timor timur, dan veteran perdamaian yang berjuang melalui PBB.

“Veteran itu mantan pejuang bangsa Indonesia melawan penjajah mempertahankan NKRI. Jadi setiap yang berjuang itu namanya veteran, ini hanya sebagai informasi untuk adik-adik kita.” lanjutnya.

Achmad Jambi juga menitipkan pesan kepada generasi muda untuk terus mempertahankan NKRI.

“Pesan dari kami, pertahankanlah Indonesia merdeka, karena Indonesia direbut bukan karena penyerahan dari penjajah, Indonesia direbut dengan lumuran darah dan mayat. Negara maju itu adalah negara yang mengetahui sejarah negaranya.” akhirinya.

Disamping itu, tokoh masyarakat Kepulauan Riau Nurdin Basirun Gubernur Kepri periode 2016-2021 turut menanggapi hari kemerdekaan dibuktikan dengan kedaulatan rakyat.

“Hari ini yang kita rayakan bukan hadiah dari siapa-siapa, namun pengorbanan dan perjuangan pahlawan yang telah mendahului kita. Cara kita menghargai perjuangan itu yakni dengan masyarakat berdaulat di negara itu sendiri baik berdaulat di ekonomi, kesehatan, dan dalam berpolitik.” ujar Nurdin.

Diketahuinya gelombang politik yang terjadi di beberapa negara tentu berimbas kepada Indonesia sehingga perlu persiapan diri demi menuju Indonesia Emas.

“Paling tidak mempersiapkan diri akibat gelombang politik yang terjadi di beberapa negara. Kita tau bahwa Indonesia satu negara yang mendapatkan bonus geografi dan biografi dari Allah SWT dimana kita ketahui 20 tahun lagi kita akan menjadi Indonesia emas.” lanjut Nurdin Basirun.

Terakhir, Nurdin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap dedikasi para paskibraka yang telah menunjukan semangat juang yang tinggi demi mengibrakan sang merah putih.

“Anak-anak kami telah menunjukkan dedikasi dan beramanah dengan menjadi pasukan pengibar bendera. Tidak ada kata lain, berusahalah dan belajarlah dengan sungguh-sungguh dan jauhi diri dari segala hal yang tidak kita inginkan.” tutup Nurdin.(Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *