Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik serta Pimpinan Wilayah Perum Bulog Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) Dani Satrio berfoto bersama Penerima Bantuan Pangan
Ignnews.id, Natuna – Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik serta Pimpinan Wilayah Perum Bulog Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) Dani Satrio menyerahkan langsung kepada 235 Penerima Bantuan Pangan (PBP) diwilayah Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. Rabu (15/5/2026).
Penyerahan bantuan tersebut dialokasikan secara bertahap kepada seluruh penerima bantuan. Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Penyaluran kali ini mencakup alokasi untuk bulan Februari dan Maret sekaligus, dengan demikian masing-masing penerima mendapatkan total 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng,” kata Bupati Natuna Cen Sui Lan.
Bupati Cen juga berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar dapat menerapkan hidup sehat dengan mendukung gerakan “Stop Boros Pangan”.
“Kita harus bijak dalam mengonsumsi, tidak berlebihan, dan menyesuaikan dengan kebutuhan. Ini bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penyaluran bantuan pangan dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan seperti Natuna.
Sementara itu Pimpinan Wilayah Perum Bulog Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) Dani Satrio dalam sambutannya, mengungkapkan apresiasi atas kerjasama dan dukungan semua pihak dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pangan ini.
“Pada kegiatan launching secara simbolis, Bulog Ranai menghadirkan sekitar 80 PBP dari Kelurahan Bandarsyah, dari total 325 penerima di wilayah tersebut,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban ekonomi.
Bantuan pangan tersebut merupakan program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), sementara Perum Bulog mendapat penugasan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
“Data penerima bantuan ini adalah data resmi yang terdaftar berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional dari pemerintah pusat. Kami berharap bantuan ini dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara luas,” ujar Dani.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor apabila menerima bantuan yang rusak, seperti beras yang sudah terkontaminasi atau karung yang bocor.
“Kami siap mengganti kerusakan tersebut agar bantuan tetap dapat diterima dalam kondisi baik,”imbuhnya. Laporan (Hardiansyah).













