Ignnews.id,Palmatak-Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang bertempat di Desa Langir Kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) terpaksa mendistribusikan sejumlah obat, vitamin dan beberapa perlengkapan lainnya ke UPT Balai Benih Pertanian Terpadu (BBPT) Kecamatan Jemaja Timur akibat disana telah kehabisan persediaan obat-obatan dan yang lainnya.
“Beruntung kami masih ada stock yang diperlukan oleh BBPT Jemaja Timur. Obat antibiotik dan vitamin yang mengalami kekurangan mereka. Ya kami bantulah, ini baru pertama kali kami membantu ke wilayah Jemaja Timur,” ungkap Atur Al Hadit selaku Kepala Puskeswan di Desa Langir Kecamatan Palmatak ketika ditemui ignnews.id, Selasa (13/4/2021).
Kata dia, jika pengadaan obat dan kebutuhan lainnya mengalami keterlambatan pengadaan oleh pihak dinas terkait, maka bukan hanya untuk wilayah Jemaja saja yang kehabisan stock, di Puskeswan ini pun bisa mengalami kekosongan persediaan juga.
“Tahun ini yang mengalami keterlambatan. Biasanya selalu tersedia obat-obatan tersebut,” ujarnya.
Kata dia, beberapa waktu yang lalu pihaknya pernah juga mengalami kehabisan ketersedian obat-obatan. Dirinya hanya bisa menyampaikan ke pemilik hewan agar dapat mencari solusi yang lain karena pihaknya tidak bisa berbuat banyak.
“Akibat stock obat menipis dan tidak ada, maka kita tidak bisa memberi pelayanan yang maksimal kepada pemilik hewan,” ujar dia.
Pantauan awak media ini, pernah menemui pemilik hewan asal dari pulau Jemaja hendak menuju ke Puskeswan Palmatak dalam rangka mengobati hewan peliharaannya dalam kondisi kritis.
“Saya ke Palmatak untuk mengobati hewan kesayangan saya ini (Kucing). Karena di pulau Jemaja obatnya tidak ada bahkan dokternya pun masih berada di luar daerah,” cerita Ani kepada ignnews.id ketika itu. (Ririn)












