Berlangsung Hingga 17 Juli, Bupati Bengkalis Dorong Masyarakat Sukseskan Indeks Harmoni Indonesia

Berlangsung Hingga 17 Juli, Bupati Bengkalis Dorong Masyarakat Sukseskan Indeks Harmoni Indonesia.F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung program strategis nasional yang berbasis pengumpulan data sosial.

Bupati Bengkalis, Kasmarni, kembali mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat di Negeri Junjungan untuk berpartisipasi aktif dalam Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026.

Langkah ini dinilai krusial karena hasil akhir dari survei nasional tersebut akan dijadikan fondasi utama oleh pemerintah pusat maupun daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, serta berorientasi pada pemenuhan kebutuhan riil masyarakat.

Partisipasi aktif dari warga dinilai menjadi kunci utama yang menentukan validitas dan kualitas data yang dihasilkan.

Melalui pengisian instrumen tersebut, setiap sudut pandang yang diberikan oleh responden akan merepresentasikan potret nyata mengenai kondisi kerukunan, toleransi, serta keharmonisan sosial yang berjalan di tengah masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Oleh karena itu, keterlibatan publik secara masif sebelum batas akhir pengisian pada 17 Juli 2026 mendatang menjadi agenda yang terus digesa oleh jajaran pemerintah daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk meluangkan waktu sekitar lima menit mengisi survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026.

Setiap pendapat yang disampaikan merupakan kontribusi berharga dalam mendukung lahirnya kebijakan pembangunan yang semakin tepat sasaran serta memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat,” ujar Kasmarni.

Hingga Rabu, 1 Juli 2026, antusiasme serta tingkat kesadaran linimasa masyarakat Bengkalis dalam menyukseskan survei ini menorehkan catatan yang sangat membanggakan.

Berdasarkan tabulasi data sementara, Kabupaten Bengkalis berhasil bertengger di peringkat pertama di tingkat Provinsi Riau dengan mengamankan total 4.585 responden.

Angka performa ini berhasil mengungguli capaian Kabupaten Rokan Hulu yang mencatatkan 4.453 responden, serta Kabupaten Indragiri Hilir yang berada di posisi ketiga dengan perolehan 3.853 responden.

Kendati telah berhasil menduduki kasta tertinggi di tingkat regional Bumi Lancang Kuning, Bupati Kasmarni menegaskan bahwa jajarannya tidak boleh berpuas diri.

Eskalasi jumlah responden diharapkan terus merangkak naik hingga penutupan loket survei, agar representasi data yang dihasilkan semakin kuat dan akurat dalam menggambarkan kedamaian di Kabupaten Bengkalis.

Secara teknis, jalannya Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia di lapangan dikoordinasikan secara melekat oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bengkalis, di mana masyarakat dapat dengan mudah mengakses tautan resmi maupun memindai QR Code publikasi yang telah disebarluaskan.

Guna memaksimalkan sisa waktu yang ada, Pemkab Bengkalis merangkul seluruh elemen sektoral tanpa terkecuali, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), tenaga pendidik, pelaku usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum.

Di akhir arahannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada ribuan warga yang telah meluangkan waktu untuk mengisi survei tersebut, seraya berharap kerja sama kolektif ini dapat memberikan kontribusi data terbaik bagi kemajuan pembangunan nasional yang berkarakter harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *