Bupati Iskandarsyah Lantik Dirut Baru PT Pelabuhan Karimun: Jangan Hanya Jadi Penonton Investasi

Bupati didampingi Wakil Bupati Karimun foto bersama usai pantikan Dirut BUP.F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Karimun – Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, melantik Liza Bharlyantie Hilsya sebagai Direktur Utama Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang baru untuk masa jabatan 2026–2031. Prosesi pelantikan khidmat ini digelar di Rumah Dinas Bupati Karimun, Jumat (29/05/2026) malam.

Liza Bharlyantie Hilsya naik ke tampuk kepemimpinan tertinggi perusahaan setelah berhasil melewati rangkaian seleksi ketat dan mengantongi persetujuan resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).

Bupati Iskandarsyah menegaskan, pengisian nakhoda baru ini dilakukan secara cepat dan terukur. Langkah taktis ini diambil demi menjaga stabilitas operasional BUMD pasca wafatnya Direktur Utama sebelumnya, sekaligus memastikan tidak ada stagnasi dalam roda organisasi perusahaan yang menjadi pilar ekonomi daerah tersebut.

“Perusahaan ini harus terus bergerak maju. Pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh kepada direksi yang baru untuk bekerja secara profesional, menghadirkan inovasi, dan melakukan terobosan-terobosan yang mampu meningkatkan daya saing perusahaan,” tegas Iskandarsyah dalam arahannya.

Iskandarsyah menambahkan bahwa di tengah iklim usaha yang dinamis, PT Pelabuhan Karimun ditargetkan tidak hanya lihai menjaga kestabilan performa, tetapi juga harus berani melakukan penetrasi bisnis yang lebih besar. Target utama ke depan adalah peningkatan laba, penguatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta eskalasi mutu pelayanan bagi para pengguna jasa kepelabuhanan.

PT Pelabuhan Karimun dikenal sebagai salah satu BUMD dengan performa keuangan yang sehat dan konsisten memberikan deviden bagi daerah. Namun lebih dari sekadar angka keuntungan.

Iskandarsyah menggarisbawahi dampak nyata (multiplier effect) keberadaan perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.

Sejak periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, BUMD ini telah berhasil menyerap sekitar 30 tenaga kerja baru. Dengan total 108 karyawan yang mayoritas merupakan putra-putri daerah, roda ekonomi Karimun ikut berputar secara langsung.

“Setiap bulan, ratusan juta rupiah beredar di tengah masyarakat melalui gaji para pekerja. Ini menunjukkan bahwa keberadaan PT Pelabuhan Karimun memberikan kontribusi langsung terhadap perputaran ekonomi daerah,” papar Iskandar.

Proyek skala nasional ini nantinya akan difokuskan pada aktivitas penyimpanan minyak terapung (floating storage) serta industri pengolahan minyak (refinery). Jika terealisasi, posisi geografis Karimun akan menjelma sebagai salah satu hub logistik maritim dan energi yang sangat vital di Indonesia.

“Karimun harus siap menyambut investasi-investasi besar yang akan datang. PT Pelabuhan Karimun tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pemain utama dan mitra strategis bagi investor yang masuk ke daerah ini,” ujar Iskandarsyah.

Sinergi antara BUMD dan BUMN ini diharapkan mampu menciptakan efisiensi rantai pasok, memperkokoh konektivitas logistik, dan melambungkan daya saing maritim Karimun di kancah domestik maupun internasional.
Melalui kepemimpinan Liza Bharlyantie Hilsya, Pemkab Karimun optimistis PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) siap melompat ke fase pertumbuhan yang lebih progresif, profesional, sehat, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Bumi Berazam. (eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *