TANJUNGUBAN-ignnews.id – Kondisi lampu lalu lintas atau traffic light yang kerap rusak di Simpang Polsek Bintan Utara (Binut) yang kerap terjadi, membuat tanda tanya masyarakat pengguna jalan. Kondisi mati atau rusaknya lampu tersebut sangat membahayakan pengendara di simpa 4 jalan itu.
Seperti kondisi pada Jumat (24/7/2026) pagi, kondisi lampu lalu lintas dari empat sisi jalan tidak menyala. Kondisi tersebut dikabarkan sudah terjadi sejak 4 hari terakhir ini.
Wawan, salah seorang pengendara membenarkan jika kondisi lampu lalu lintas tersebut padam dan mengakibatkan pengendara mesti sangat hati-hati saat akan melintas, terutama menuju arah kanan atau lurus.
“Kita harus hati-hati, apalagi saat jam-jam antar anak sekolah atau pulang sekolah, berbahaya sekali karena bingung harus jalan atau pelan-pelan,” sebutnya.
Ia mengatakan, kondisi lampu petunjuk lalu lintas yang padam atau menyala warna kuning dari semua sisi jalan, membuat pengendara bingung dan banyak yang nyaris bertabrakan.
“Ya bingung saja bang kalau jalan dengan kondisi lampu begitu, mana yang mau ngalah dan hati-hati lah, baru agak aman,” terangnya.
Sementara itu, Robi pengendara lainnya mengaku jika kondisi lampu lalu lintas atau biasa disebut lampu merah sepertinya hanya menjadi mainan dinas terkait saja.
“Semingguan lewat kan infonya diperbaiki, karena sebelumnya rusak. Nah ini sudah hari ke 5 rusak nih padam. Bagaimana nih proyeknya atau dinas terkait?, respon perbaikan juga lama,” katanya.
Ia pun meminta kepada aparat penegak hukum baik kepolisian maupun kejaksaan untuk memeriksa dinas terkait soal pengadaan atau vendor perbaikan lampu lalu lintas.
“Periksa dong dinas terkait, berani tidak pak polisi atau pak jaksa?, saya yakin personil polsek pun tahu kondisi kerusakan lampu merah juga mereka keluhkan, karena posisi simpang 4 ini memang berbahaya,” tegasnya. (Aan)













