Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno bersama Bupati Natuna Cen Sui Lan saat jumpa pers dengan media
Ignnews.id, Natuna – Melihat potensi perikanan diwilayah Kabupaten Natuna yang berbatasan dengan negara tetangga sangat berpeluang besar bisa menembus pasar internasional. Hal ini perlu dukungan Pemerintah Pusat dalam penguatan kapasitas nelayan, armada penangkapan, hingga dukungan rantai dingin agar hasil tangkapan dari wilayah perbatasan tersebut dapat masuk ke pasar ekspor.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno mengatakan, dengan niat dari Bapak Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program prioritas nasional untuk membangun dan mendistribusikan 1.582 unit kapal ikan modern berbagai ukuran guna memperkuat sektor kelautan dan perikanan Indonesia.
“Pak Presiden sudah meluncurkan program untuk pembuatan kapal ikan berbagai jenis dari yang 5 gross ton, 10 gross ton sampai 30 gross ton, program Ini kerja sama dengan Inggris dan pelaksananya KKP. Dan dalam konteks persiapan itu, nanti kan ada juga kapal-kapal yang memang akan diserahkan ke Natuna. Nah, kapal-kapal yang di atas 30 gros ton ini perlu penguatan kapasitas dari nelayan di Natuna, agar bisa juga mengoperasikan atau menjalankan kapal-kapal yang besar seperti itu,” ungkap Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno saat melakukan kunjungan kerja di kabupaten Natuna. Rabu (26/8/2026).
Dikatakannya, selain penguatan dibidang perikanan, pihaknya juga akan mengupayakan akses perhubungan udara ke Natuna maupun sebaliknya.
“Dulu waktu saya sering ke sini, itu ada pesawat langsung dari Jakarta. Nah, ini sekarang flightnya hanya seminggu sekali. Jadi perlu ditingkatkan lagi flight-nya. Dan juga dicari kemungkinan kalau bisa ada flight langsung dari negara lain gitu.
Misalnya kalau di Bandung itu ada flight dari Kuala Lumpur. Mungkin bisa juga kita cari kemungkinan flight langsung dari Malaysia atau dari Singapura ke kawasan Natuna ini, karena potensi pariwisatanya kan luar biasa sekali,”paparnya.
Sementara Bupati Natuna Cen Sui Lan menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan potensi ekonomi Natuna. Dengan kunjungan Wamenlu menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat di wilayah perbatasan, termasuk pengembangan sektor kelautan dan perikanan.
“Kita sangat berterima kasih Wamenlu sudah mengunjungi kita di perbatasan, menyerap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Bupati. Kita berdoa semua apa yang kita inginkan itu bisa tercapai,” ujar Cen.
Cen berharap berbagai pembahasan yang dilakukan bersama pemerintah pusat dapat berlanjut menjadi program konkret yang memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat Natuna.
“Semoga dengan kunjungan kerja Pak Wamen dapat membawa harapan besar bagi kabupaten natuna kedepannya,”pungkasnya. Laporan (Hardiansyah).













