Beranda Kepri Anambas Andiguna: Kendala Progres Kegiatan Pembangunan Akibat Keterbatasan Anggaran

Andiguna: Kendala Progres Kegiatan Pembangunan Akibat Keterbatasan Anggaran

117
0
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas, Andiguna Hasibuan saat di wawancara wartawan ignnews.id

ignnews.id,Anambas-Progres pembangunan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2021 dinyatakan tercapai hingga saat ini sekitar 20 sampai 30 persen, kendala terhambatnya akibat ketersedian anggaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Kepulauan Anambas, Andiguna Hasibuan mengatakan, memastikan saat di wawancara langsung oleh wartawan ignnews.id menjelaskan, seluruh kegiatan pembangunan fisik yang berada di beberapa titik di Anambas selesai pada akhir tahun 2021. Kegiatan lain yang belum bisa dilaksanakan akibat hambatan ketersedian angaran dan adanya refocusing adanya masa pandemi covid-19.

Baca Juga:  Geger!! Munculnya Paslon Dari PAN dan Hanura

“Untuk kegiatan fisik kita beragam seperti pembangunan SP 2, pembangunan jalan di letung, siantan, palmatak dan beberapa lainnya semuanya kita usahakan selesai pada akhir tahun 2021,” ungkap Andiguna kepada ignnews.id, Rabu (15/09/2021).

Ia menambahkan, untuk progres kegiatan proyek pembangunan Semen Panjang (SP) II dilaksanakan secara Multiyears telah mencapai sekitar 80 persen dan dipastikan pekerjaan tersebut akan tuntas pada tahun 2021.

“Kalau SP II itu akan tuntas pada tahun 2021. Saat ini progresnya mencapai sekitar 80 persen. Proyek lainnya baru dilaksanakan karena baru selesai proses lelang sebelumnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Pelaku Usaha Pelabuhan Kijang Gelar Audensi Di Kantor Camat Bintim

Lebih jauh lagi ia mengatakan, sebenernya terkait progres pembangunan sifatnya persuatif karena seluruh kegiatan dilaksanakan pada pertengahan tahun dan tidak serentak.

“Progres keseluruhan kegiatan DPUPR pada tahun 2021 ini baru mencapai 20 sampai 30 persen karena hal ini menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” sebut dia.

Lanjut dia, hingga saat ini yang menjadi permasalahan dan faktor penghambat kegiatan pembangunan adalah soal anggaran yang di refocusing terhadap kegiatan penanganan penanggulangan antisipasi covid-19, akan tetapi ia berjanji akan berupaya maksimal menuntaskan progres yang sudah dilaksanakan tahun 2021.

Baca Juga:  RSUD Palmatak Tutup Total Pelayanan Kesehatan

“Ya, tetap persoalan anggaran yang menjadi faktor utama terhambatnya pembangunan, belum lagi refocusing anggaran. Harus bagaimana lagi semua pembangunan harus selesai sebelum akhir tahun ini,” tukasnya. (Fr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here