IGNNews.id, Karimun – Asisten II setda Kabupaten Karimun Abdullah dalam hal ini mewakili bupati Karimun hadir dalam Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan Cup 80 dengan tema “Assmuda Youth Football Festival 2025” bertempat di Stadion Gadang Perkasa, Jumat (29/08/2025).
Hadir acara turnamen, Staf Khusus Gubernur Kepri tim percepatan pembangunan, Asisten II Setdakab karimun, anggota DPRD, Kadispora, kacab BRK Karimun, Eri Suandi anggota DPRD provinsi Kepri periode 2019 – 2024 dan msyarakat.
Dalam hal ini Abdullah Asisten II Setda Kabupaten Karimun menyampaikan olahraga sepakbola merupakan salah satu olahraga favorit di Kabupaten Karimun terbukti dengan lahirnya pesepak bola yang handal ditingkat regional maupun nasional.
“Seperti yang kita ketahui olahraga sepakbola adalah olahraga favorit yang ada di Kabupaten Karimun khususnya dahulu Kabupaten Karimun telah melahirkan bintang-bintang sepak bola yang handal baik ditingkat regional maupun nasional. “
Dilanjutkan Abdullah, pemerintah daerah terus memberi dukungan terhadap kegiatan turnamen sepakbola seperti yang diketahui turnamen ini di ikuti 45 tim.
“Pemerintah Kabupaten Karimun sangat mendukung kegiatan ini yang dilaksanakan oleh asosiasi sekolah sepakbola yang ada di Kabupaten Karimun. Kegiatan ini di ikuti oleh 45 tim dibagi oleh 3 kategori usia yakni 11, 13, dan 15 tahun.”
Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan pesepak bola yang handal tentunya yang kita harapkan bisa mengharumkan nama Kabupaten Karimun pada olahraga sepak bola.
“Kita juga sudah melakukan diskusi bersama anggota DPRD Kabupaten Karimun pak Firdaus kemudian melalui kepala dispora dan panitia pelaksana untuk melaksanakan semacam turnamen bertujuan menciptakan pesepak bola yang berkualitas dan dilaksanakan secara resmi di pemerintah Kabupaten Karimun.”
Abdullah Asisten II SetdaKab Karimun berharap juga kepada peserta agar menampilakan yang terbaik serta tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Kepada adik adik peserta turnamen kita berharap tentunya tampillah dengan sportivitas yang tinggi tunjukkan skill masing-masing dilapangan. Di lapangan tentunya akan ada penilai yang menilai keterampilan kita sejauh mana. Junjung tinggi sportivitas dalam rangka melahirkan permainan yang sesuai.”
Terkait digitalisasi yang kian merambah, Abdullah memberi himbauan agar dapat memilah hal hal yang patut di contoh dan hal-hal yang harus di hindari.
“Kita tidak bisa menghindari digitalisasi yang kian merambah tentunya kita berharap kita memiliki benteng masing-masing untuk memilih dan memilah mana yang bisa hal yang patut di contoh dan hal yang harus di hindari.” akhirinya Abdullah.
Sementara itu, Daeng Efendi Ketua Asosiasi Sekolah Sepak Bola Usia Muda (Assmuda) Kabupaten Karimun akan merencakan turnamen ini menjadi agenda tahunan.
“Kegiatan ini sudah lama kita rencanakan akan direncanakan menjadi agenda tahunan. Kita membagi tiga kategori ada U11 ada 16 tim, U13 ada juga 16 tim, dan U15 terdapat 13 tim. Kita bermain selama 3 hari yakni Jumat, Sabtu dan Minggu.”
Adapun hadiah yang diberikan terdiri dari Juara 1 mendapat Rp.2.000.000, Juara 2 berjumlah Rp. 1.500.000, Juara 3 Rp. 1.000.000, Harapan I mendapat Rp. 500.000 dan Top Score Rp 200.000.
“Kami berharap dengan adanya turnamen ini dapat membuat anak-anak memiliki aktivitas yang bermanfaat dan salah satunya kita meningkatkan UMKM dengan bapak ibu penjual yang dapat berjualan di daerah stadion.”
Fendi juga merasa adanya kewajiban baik pihak orang tua, pelatih maupun peserta didik untuk memperhatikan terkait penggunaan handphone dan maraknya globalisasi.
“Kami merasa ini merupakan kewajiban semua pihak karena memang usia anak-anak ini perlu diperhatikan apalagi terkait penggunaan smartphone.” lanjut Fendi
Peserta didik ini merupakan anak-anak sekolah yang di disik SSSP yang ada di Kabupaten Karimun.(edy)













