BPS Anambas Hanya Umumkan Nama Tanpa Nilai Seleksi Mitra, Pelamar Protes Transparansi

banner 120x600

IGNNews.id, Anambas – Proses rekrutmen mitra statistik tahun 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Anambas menuai respons kritis dari sejumlah pelamar. Pengumuman hasil seleksi wawancara yang dirilis pada Jumat (5/12) dinilai kurang transparan karena hanya mencantumkan nama pelamar yang lolos tanpa menyertakan nilai dari setiap tahapan seleksi.

Rekrutmen ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga lapangan dalam berbagai survei dan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. BPS Anambas menetapkan 101 pelamar yang memenuhi syarat dan akan segera menandatangani pakta integritas.

Salah satu pelamar yang kecewa, Junaidi, menyatakan penyampaian nilai adalah bentuk keterbukaan yang wajib dilakukan.

“Seperti hasil seleksi ini, BPS hanya mengumumkan nama-nama pelamarnya saja. Sedangkan untuk nilai seleksi tidak diumumkan,” ujar Junaidi. “Kalau ada nilai kan, kita tahu kemampuan kita sejauh mana. Ini seperti ada yang ditutupi,” tambahnya.

Kebijakan Otomatisasi Kelulusan Mitra Lama Juga Dipertanyakan

Kritik serupa juga disampaikan pelamar lainnya, Imaduddin. Ia mempertanyakan kebijakan BPS yang secara otomatis meloloskan 31 mitra statistik tahun 2025 tanpa melalui seleksi wawancara, sementara pelamar baru wajib menjalani seluruh tahapan.

“Seharusnya mitra tersebut harus ikut juga seleksi wawancara. Contoh saja KPU dan Bawaslu kalau mau cari komisioner, petahana saja harus ikut semua tahapan seleksi,” tegas Imaduddin, menuntut perlakuan yang sama.

BPS Anambas: Kami Ikuti Arahan Resmi Pusat

Menanggapi kritik tersebut, Kepala BPS Anambas, Adi Cahyadi, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen telah dilaksanakan sesuai dengan arahan resmi dari BPS pusat. Ia memastikan kebijakan yang diambil bukan keputusan daerah semata.

“Nilai-nilai pelamar tidak dicantumkan karena ikut arahan dari pusat,” kata Adi Cahyadi.

Terkait kelulusan otomatis 31 mitra tahun 2025, Adi memberikan penjelasan bahwa mereka sudah memiliki pengalaman dan rekam jejak yang dinilai baik dalam melaksanakan tugas.

“Karena mereka sudah ada pengalaman dan dinyatakan baik dalam bertugas. Jadi, kita hanya mencari mitra sisanya lagi,” pungkas Adi, memastikan proses rekrutmen akan berlanjut ke tahap penandatanganan pakta integritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *