Natuna  

Daya Beli Melemah Jadi Kendala Para Pedagang, Bisa Bertahan Sudah Syukur

banner 120x600

Sepinya minat beli masyarakat menjadi masalah bagi para pedagang di pasar rakyat ranai 

Ignnews.id, Natuna – Minimnya minat beli masyarakat menjadi salah satu kendala para pedagang untuk dapat mempertahankan usahanya. Terlebih bisa bertahan dalam kondisi perekonomian seperti ini sudah sangat bersyukur.

Sepinya pembeli disebutkan oleh sejumlah pedagang sudah terjadi berbulan-bulan lamanya. Dan hingga saat keadaan itu masih berlangsung menimpa para pedagang.

Mulyo salah seorang pedagang di Pasar Rakyat Ranai dengan tegas mengakui keadaan ini sudah terasa sejak beberapa bulan terakhir, omset jualannya kian hari kian menurun.

“Sekarang ini semua pedagang pada mengeluh dengan sepinya pembeli, apapun yang dijual tetap payah. Daya beli masyarakat rendah sekali, orang belanja sepi,” ucap Mul saat ditemui di pasar Ranai. Senin (25/9/2023).

Dengan ini, ia dan pedagang lainnya tidak berpikir untuk mengembangkan usahanya menjadi usaha yang lebih besar.

Karena menurutnya keberhasilan mengembangkan usaha ataupun memulai usaha baru saat ini dinilainya mimpi, sebab kemungkinan suksesnya sangat rendah.

“Maka sekarang kami hanya berpikir bagaimana caranya bisa bertahan saja. Untuk bertahan pun payah sekali,” tandasnya.

Kondisi yang sama diakui juga oleh Kamaria, pedagang Sembako yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Ranai.

Ia mengaku heran dengan sepinya pembeli selama beberapa bulan belakangan ini. Padahal barang dagangannya merupakan barang keperluan sehari-hari.

“Kenapa sepi betul, Mas?, saya yang jual barang-barang dapur saja sepi sekali macam ini. Bagaimana dengan orang-orang yang jual barang-barang lainnya,” ungkap Maria.

Ia pun mempertanyakan sampai kapan kondisi tidak menyenangkan itu terjadi menimpa dirinya dan masyarakat Natuna.

“Tapi tak tahu lah, Mas. Yang penting kita bisa bertahan udah syukur, mudah-mudahan keadaan segera bisa membaik agar paling tidak keadaan kita bisa seperti dua tiga tahun yang lalu,” harapnya. Laporan (Hardi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *