Beranda Daerah Desa Sunggak Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa

Desa Sunggak Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa

295
0
Ketika kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas aparatur desa berlangsung (foto Istimewa)

Ignnews.id, JEMAJA BARAT- Pemerintah Desa Sunggak Kecamatan Jemaja Barat Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) telah melaksanakan kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas aparatur desa tentang pengadaan barang dan jasa, kegiatan dilaksanakan di Balai Pertemuan Desa Sunggak, Selasa (24/11/2020).

Menurut Kepala Desa Sunggak Kecamatan Jemaja Barat Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Mus Mulyadi, sosialisasi ini bertujuan mempersiapkan aparatur perangkat desa yang profesional serta berdaya guna dalam menciptakan kinerja yang lebih profesional dan akuntabel.

“Maka dibutuhkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui program sosialisasi dan pelatihan bagi penguatan kapasitas aparatur desa,” ungkap Mus Mulyadi selaku Kepala Desa Sunggak kepada Ignnews.id, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga:  Bupati Cakap Jangan Pindah Dari Anambas

Baginya, aparatur pemerintah desa merupakan aparat pemerintah tingkat bawah yang mempunyai tugas untuk melayani masyarakat.

Mereka memiliki kedekatan emosional yang tinggi dengan kalangan akar rumput di desa, di mana kesehariannya selalu bertemu masyarakat dan berkecimpung dengan warga.

Keberhasilan kinerja aparat desa akan berdampak pada keberhasilan program Pemerintah Desa, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Pusat.

“Pentingnya pembekalan ilmu pengetahuan terhadap aparatur desa agar mereka memiliki kapasitas yang memadai dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” sebut dia.

Ia berharap, kegiatan ini dapat membuat para aparatur desa dimulai dari Sekretaris desa, bendahara desa bahkan staf lainnya dapat mengikuti dengan baik dan mendapatkan ilmu yang memadai agar seluruh stafnya bisa dihandalkan.

Baca Juga:  Aksi Susulan Mahasiswa Kepri Terkait Penolakan RUU Cipta Kerja

“Saya harapkan semua staf saya bisa memperoleh ilmu pengetahuan yang lebih. Tidak menghandalkan beberapa orang aparatur desa saja. Dan lebih mengetahui secara profesional dalam mengelola Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes),” pungkas dia.(Fendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here