Beranda Kepri Anambas Dua Jenis Vaksin Telah Menjelajah Tubuh Warga Anambas

Dua Jenis Vaksin Telah Menjelajah Tubuh Warga Anambas

126
0
Vaksinasi di jamin Aman dan Halal oleh Pemerintah (foto istimewa)

Ignnews.id,Anambas-Diera pandemi covid-19 semua kalangan pasti membutuhkan vaksinasi untuk mencegah maupun menghindari terkena virus covid-19. Tapi tidak banyak yang tahu tingkat efikasi dari vaksin yang akan disuntik pada tubuh.

Vaksin yang hadir di Kabupaten Kepulauan Anambas terdapat 2 jenis yaitu Vaksin Sinovac dan Vaksin Astrazeneca. Dimana vaksinasi pada lansia diberikan kepada lansia dan vaksin Astrazeneca diberikan kepada TNI/Polri.

Pada saat dihubungi ignnews.id, Januardi menuturkan beberapa perbedaan dari jenis vaksin yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Baca Juga:  Terbatas Internet Hambat Rekam E- KTP

“Perbedaan antara vaksin sinovac dan vaksin astrazeneca jelas beda, vaksin sinovac merupakan hasil produksi Tiongkok, China sedangkan Astrazeneca dari Inggris,” ungkap Januardi selaku Kepala Puskesmas Tarempa kepada ignnews.id, Kamis (15/4/2021).

Ia juga menjelaskan, mengenai efikasi dari masing-masing vaksin. Efikasi vaksin adalah tingkat kemanjuran vaksin dalam melawan suatu penyakit pada orang yang sudah divaksinasi saat tahap uji klinis.

“Sinovac merupakan virus yang dimatikan, sedangkan Astrazeneca berbasis RNA, tapi untuk Efikasi masih tinggi lagi Astrazeneca sekitar 70-72%, sedangkan sinovac 50-65 % tapi untuk pastinya dapat dipastikan lagi ke dokter ahli,” jelas dia.

Baca Juga:  Jelang Hari Raya Kurban, Desa Sunggak Salurkan BLT

Selain itu dia juga menjelaskan juga bahwa sampai saat ini belum ada efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang berarti baik dari vaksin Sinovac maupun Astrazeneca.

“Sampai hari ini belum ada efek samping yang berarti kalau ngantuk dan lapar itu bukan efek samping, kalau pusing dan mual hanya beberapa orang, bisa dihitung dengan jari, kalau Astrazeneca juga belum ada KIPI yang berarti karena kemaren hanya sekitar 30 orang anggota TNI/Polri yang vaksin, semoga kedepannya juga tidak ada KIPI yang berarti,” tutupnya. (Thalia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here