Beranda Kepri Anambas Dua Kantor Pelayanan Publik Tutup Akibat Terserang Covid-19

Dua Kantor Pelayanan Publik Tutup Akibat Terserang Covid-19

116
0
Tampak sejumlah pegawai Puskesmas Tarempa tetap mematuhi protokol kesehatan (foto dok Puskesmas Tarempa)

Ignnews.id,Anambas-Akibat sejumlah pegawai dinyatakan positif covid-19, terpaksa pelayanan Puskesmas Tarempa ditutup untuk sementara waktu sejak tanggal tanggal 4-7 Mei 2021. Seluruh pegawai telah dilakukan tracing dan swabtest, akan tetapi hasilnya negatif, namun untuk antisipasi penyebaran covid-19 pihaknya memutuskan untuk menghentikan pelayanan kesehatan untuk sementara waktu.

“Puskesmas sudah dilakukan penyemprotan cairan disinfektan dan seluruh pegawai dibenarkan untuk tidak masuk puskesmas. Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Tarempa atas ketidaknyamanan pelayanan saat ini. Hal ini demi keselamatan dan kesehatan semuanya,” ungkap Januardi selaku Kepala Puskesmas Tarempa Kecamatan Siantan kepada ignnews.id, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga:  Green Zone Siswa Belajar Tatap Muka, Kapan?

Ditempat terpisah, Camat Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Sani juga menyampaikan, bahwa Kantor Camat Jemaja di tutup sementara waktu akibat salah seorang pegawainya mengalami positif covid-19.

“Kantor Camat Jemaja ditutup juga akibat salah seorang pegawainya terpapar covid-19. Dari tanggal 4/5/2021 hingga 7/5/2021 kantor ditutup,” terangnya.

Ia menegaskan, seluruh masyarakat Jemaja diharapkan patuhi protokol kesehatan dan jaga diri sendiri. Dirinya juga mengatakan, saat ini virus mulai mengganas di wilayah Jemaja dan bahkan sudah ada pasien yang meninggal dunia.

Baca Juga:  Ikan Semak Anambas Bernilai Fantastis

“Untuk itu kami hanya meminta kepada masyarakat untuk mawas diri sendiri. Kalau hanya karena petugas, masyarakat patuh itu sulit. Tapi kalau diri sendiri memiliki kesadaran untuk menghentikan penyabaran covid-19 di Jemaja, pasti akan bisa diatasi,” ujarnya.

Lanjutnya, bagi penumpang yang menggunakan transportasi udara maupun laut yang tiba di pulau Jemaja dapat melakukan isolasi mandiri beberapa hari sebelum berbaur ke masyarakat. Meskipun sudah memiliki surat keterangan sehat, akan tetapi kedatangan warga tersebut dari wilayah zona merah seperti dari Kota Batam dan Tanjungpinang.

Baca Juga:  Gubernur Kepri Akan Hadir Di Musrenbang KKA

“Pada prinsipnya semua wajib patuhi prokes dan jaga kesehatan dan keselamatan diri sendiri dan orang banyak. Hindari dari kerumunan, cuci tangan dan jangan lupa senantiasa gunakan masker ketika berada diluar rumah,” tukas dia. (Tim ignnews.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here