Beranda Kepri Anambas Gadis Usia 13 Tahun Terpapar Covid-19

Gadis Usia 13 Tahun Terpapar Covid-19

330
0
Sahtiar menyampaikan press rilis terkait pasien terpapar covid-19 di anambas (foto Ignnews.id)

Ignnews.id,Anambas-Tim Satuan Gugus Tugas(Satgas) percepatan dan penanganan covid19 Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) kembali mengadakan konferensi pers guna melaporkan tentang penambahan tiga orang warga KKA yang terkonfirmasi positif covid-19(16/12/2020).

Penambahan tiga orang pasien tersebut dengan nomor kasus 75,76 dan 77.

Nomor kasus 75 (AS)warga Tarempa barat yang merupakan anak di bawah umur(16), jenis kelamin perempuan.

Nomor kasus 76 (GR) seorang anak perempuan berusia 13 tahun. Beralamat di Tarempa barat Kecamatan Siantan.

Nomor kasus 77 (J) berusia 51 tahun, jenis kelamin laki-laki. Beralamat di Tarempa barat kecamatan Siantan. Yang bersangkutan adalah kasus baru hasil pemeriksaan dokter karena pasien mengalami demam dan sakit tenggorokan, setelah dilakukan swabtest ternyata pasien positif covid19.

Baca Juga:  Ellysa: Terasa Mimpi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Anambas

Sedangkan nomor kasus 75 dan 76, adalah kasus penemuan baru dengan riwayat keluar daerah (Batam) pada 13 Desember 2020. Sampai saat ini kedua pasien tidak mengalami gejala apapun.

“Hari ini kami sampaikan tentang adanya penambahan kasus baru. Sampai hari ini jumlah kasus covid19 di Anambas menjadi 77 kasus dengan rincian sembuh 49 orang, meninggal 1 orang, dan pasien sedang dalam perawatan sebanyak 27 orang,” ujar Sahtiar selaku Koordinator Satgas Covid-19 KKA, Rabu(16/12/2020).

Dinas Kesehatan KKA telah melaksanakan tracing kepada orang-orang yang kontak erat dengan ketiga pasien terkonfirmasi tersebut.

Baca Juga:  SMSI Kota Batam Berbagi, Ratusan Paket Sembako Dibagikan Ke Masyarakat

Sahtiar menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten kepulauan Anambas untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan selalu berhati-hati karena tidak semua kasus covid mengalami gangguan atau disertai gejala.

“Selalu patuhi protokol kesehatan karena bisa saja kita adalah OTG,karena kebanyakan kasus covid tidak mengalami gejala. Protokol kesehatan harus selalu diterapkan dimanapun dan kapanpun agar tisak bertambah kluster baru,” pungkasnya.(Julina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here