Penampilan tari persembahan diperlihatkan oleh anak-anak SLBN Natuna dihadapan Bapak Kapolda Kepri
Ignnews.id, Natuna – Gerakan anggun dan mendalam membuktikan bahwa seni dan budaya dapat dinikmati oleh semua orang, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus. Akhirnya momen kunjungan kerja Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Kepri ibu Detta Asep Safrudin, anak SLBN Natuna bisa menampilkan tarian terbaik tari persembahan sekapur sirih. Selasa (29/9/2026).
Upaya melestarikan kebudayaan tradisional kepada peserta didik, tidak hanya terbatas pada peserta didik tanpa hambatan namun juga untuk peserta didik berkebutuhan khusus. Setiap peserta didik memiliki hak yang sama untuk mengenal, mempelajari dan melestarikan budaya yang ada di Indonesia, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus.
“Alhamdulillah akhirnya mereka bisa memberikan penampilan yang terbaik, dihadapan bapak Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, Bupati Natuna serta para rombongan lainnya,” ucap Dedi Nirwandi staf SLBN Natuna yang juga sebagai pelatih.
Ia mengatakan, dalam proses pengajaran memang tidak begitu mudah seperti membalikkan tangan, perlu adanya kerjasama dan kolaborasi dari semua guru dalam membimbing peserta didik berkebutuhan khusus.
“Jadi dalam melatih mereka selain guru, kerjasama dengan orang tua peserta didik yang membantu mengarahkan anak untuk bergerak mengikuti gerakan tarian saat pelaksanaan kegiatan sangat diperlukan, sehingga mereka menjadi terbiasa,” singkatnya.
Sementara Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla membenarkan, bahwa tarian persembahan yang menyambut Kapolda Kepri adalah dari Sekolah Luar Biasa Negeri Kabupaten Natuna.
“Baru kali ini para anak-anak SLBN natuna menampilkan tari persembahan sekapur sirih menyambut kedatangan Kapolda Kepulauan Riau kita tidak hanya melestarikan warisan budaya Melayu, tetapi juga membuka pintu bagi inklusivitas dan keberagaman,” pungkasnya. Laporan (Hardiansyah).













