Hari Jadi Natuna ke 27 Menjadi Momen Penguatan Ekonomi Nonmigas Penting Demi Kemajuan Daerah Kedepan

banner 120x600

Ignnews.id, Natuna – Pada penyampaian pidato Hari Jadi ke 27 Kabupaten Natuna, Bupati Natuna Cen Sui Lan mendorong penguatan sektor non minyak dan gas bumi (nonmigas) agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Langkah ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah karena pertumbuhan ekonomi Natuna masih menunjukkan perbedaan signifikan ketika sektor migas tidak diperhitungkan.

“Pertumbuhan ekonomi kita harapkan lebih bagus, tetapi kita tidak boleh melihat secara migas. Kita mau pertumbuhan ekonomi yang langsung dinikmati masyarakat,” kata Cen saat memimpin apel peringatan.

Menurut Cen, besarnya kontribusi migas terhadap angka pertumbuhan ekonomi tidak serta-merta mencerminkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penerimaan dari sektor tersebut berkaitan dengan mekanisme pencatatan dan pembagian penerimaan pemerintah melalui Kementerian Keuangan.

Karena itu, pemerintah daerah berharap aktivitas ekonomi di luar migas dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan. Sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan kegiatan usaha warga dinilai penting untuk memperluas manfaat pembangunan.

Berdasarkan data yang dipaparkan Cen, pertumbuhan ekonomi Natuna tanpa memperhitungkan migas tercatat 0,59 persen. Angka tersebut membaik dibandingkan tahun sebelumnya yang minus 1,61 persen.

Meski menunjukkan perbaikan, angka itu memperlihatkan bahwa pengembangan ekonomi nonmigas masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Pertumbuhan ekonomi perlu ditopang kegiatan produktif yang melibatkan masyarakat dan memberikan dampak nyata terhadap pendapatan mereka.

“Apa yang sudah kita kerjakan banyak sekali. Kita mengharap apa yang kita kerjakan ini semoga segera ada hasilnya. Kita tunggu saja,” ujar Cen.

Sejumlah program yang dipaparkan pemerintah daerah untuk mendukung kegiatan ekonomi berbasis potensi lokal antara lain pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di 20 lokasi, hilirisasi kelapa dalam seluas 350 hektare, serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih di 77 desa dan kelurahan.

Pemerintah Kabupaten Natuna juga memberikan perlindungan asuransi kepada 4.361 nelayan. Program-program tersebut diharapkan memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor perikanan, perkebunan, dan usaha berbasis desa.

Selain pertumbuhan ekonomi, Cen memaparkan sejumlah indikator pembangunan Natuna pada 2025. Indeks Pembangunan Manusia tercatat 78,94. Sementara itu, angka kemiskinan berada di level 4,81 persen, turun 0,44 poin, dan rasio Gini tercatat 0,263.

Indikator tersebut menjadi bagian dari gambaran kondisi pembangunan daerah. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan program pemerintah mampu memperluas kesempatan usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Bagi Natuna, penguatan ekonomi nonmigas menjadi penting agar kemajuan daerah tidak hanya tercermin dalam angka pertumbuhan yang ditopang sektor migas, tetapi juga dalam meningkatnya aktivitas usaha dan pendapatan masyarakat. Laporan (Hardiansyah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *