Kades Ulu Maras Serahkan Piring Antik ke Lanal Tarempa, Simbol Komitmen Jaga Warisan Sejarah Maritim Anambas

Kepala Desa Ulu Maras, Bagus Wibawa, menunjukkan komitmennya dalam pelestarian sejarah maritim dengan menyerahkan satu buah barang antik berupa piring berdiameter 13 inci kepada Pangkalan TNI AL (Lanal) Tarempa, Jumat (7/11).F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Anambas – Kepala Desa Ulu Maras, Bagus Wibawa, menunjukkan komitmennya dalam pelestarian sejarah maritim dengan menyerahkan satu buah barang antik berupa piring berdiameter 13 inci kepada Pangkalan TNI AL (Lanal) Tarempa, Jumat (7/11).

Piring kuno tersebut, yang merupakan hasil temuan pribadi Bagus di wilayah pesisir desanya—sebuah kawasan yang kaya akan peninggalan sejarah bahari—diserahkan langsung kepada Kepala Penerangan Lanal Tarempa, Lettu Laut (P) Yasin, di Mako Lanal Tarempa.

Bagus Wibawa menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap peninggalan sejarah yang wajib dijaga bersama.

“Benda ini bukan sekadar barang lama, tapi bagian dari sejarah yang pernah hidup di laut kita. Saya menyerahkan ke Lanal karena saya yakin mereka punya komitmen kuat menjaga warisan maritim bangsa,” ujar Bagus.

Bagus menambahkan, barang-barang antik sering ditemukan oleh masyarakat di sekitar pesisir Ulu Maras. Ia berharap kejadian ini dapat memicu kesadaran kolektif agar masyarakat lain tidak menyimpan atau menjual benda bersejarah secara pribadi.

“Kalau masyarakat menemukan benda seperti ini, sebaiknya diserahkan ke pihak yang berwenang. Ini bukan soal nilai materi, tapi nilai sejarah dan kebanggaan kita sebagai bangsa bahari,” tambahnya.

Apresiasi dari TNI AL dan Edukasi Sejarah

Kepala Penerangan Lanal Tarempa, Lettu Laut (P) Yasin, menyampaikan apresiasi atas tindakan terpuji Kepala Desa Ulu Maras tersebut.

“Kami sangat menghargai niat baik Pak Kades. Apa yang dilakukan beliau menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat dan TNI AL dalam menjaga warisan budaya maritim,” ujar Yasin.

Ia menegaskan bahwa piring antik itu akan segera didata dan diamankan sebagai bagian dari koleksi dokumentasi Lanal Tarempa, yang nantinya digunakan untuk kepentingan edukasi dan pelestarian sejarah bahari. Lanal Tarempa berharap, langkah Bagus Wibawa dapat memotivasi masyarakat lain di Anambas agar lebih peduli terhadap peninggalan sejarah di wilayahnya masing-masing.

Barang antik berupa piring kuno tersebut saat ini diamankan sementara di Lanal Tarempa untuk proses identifikasi dan penelitian lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *