Beranda Daerah Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Naik Turun Gunung

Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Naik Turun Gunung

1036
0
Tampak warga Tanjung Kelurahan Letung saat mengangkut air menggunakan gerobak sorong roda satu (foto ignnews.id)

Ignnews.id,Jemaja-Salah seorang warga Dusun Tanjung Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) keluhkan pelayanan para aparatur negara atas persoalan macetnya saluran air bersih.

Hampir empat minggu sudah berlalu, persoalan air bersih belum kunjung terselesaikan oleh pihak pengelola, padahal warga terus membayar iuran air bersih tersebut setiap bulannya.

“Kini saya terpaksa naik gunung turun gunung untuk mengangkut air bersih. Saya heran, entah apa yang di urus mereka, sehingga persoalan macetnya air tidak bisa di tuntaskan,” ungkap Juhari selaku warga Tanjung Kelurahan Letung kepada ignnews.id, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga:  Masyarakat Sudah Patuh Terhadap Prokes

Ia meminta kepada pengurus Dam Dapit Desa Ulu Maras Kecamatan Jemaja Timur agar dapat mengalirkan air ke wilayah Jemaja sebab sumber air saat ini mengandalkan dari Dam Dapit saja yang bisa memenuhi kebutuhan warga Jemaja sepertinya.

“Tolong bapak-bapak dan ibu-ibu sebagai pengurus air di Dam Dapit Desa Ulu Maras Kecamatan Jemaja Timur agar bisa dialirkan air ke kami di Kecamatan Jemaja karena sudah hampir empat minggu masalah air disini belum bisa teratasi,” pintanya.

Ia juga heran, apakah pejabat di daerah ini tidak melihat atau sudah buta mata hatinya saat warganya bersusah payah mendapatkan air bersih. Ironinya yang selalu disampaikan ketika ditanya persoalan ini, oknum aparat menyampaikan peralatan mengalami gangguan atau rusak.

Baca Juga:  Tetap Menjaga Kebersihan Lingkungan Tarempa

“Terus menerus saat ini masih dilakukan perbaikan dan peralatan rusak. Tapi sudah hampir empat minggu berlalu, persoalan ini tidak tuntas,” ucapnya.

Lanjutnya, dengan dirinya mengeluh melalui media ignnews.id pada hari ini, Kamis (15/4/2021) segera di dengar dan ditindak lanjuti persoalan yang dialami warga saat ini.

“Semoga pejabat besar di Kabupaten Kepulauan Anambas mendengar jeritan saya melalui media ini tentang persoalan warga Tanjung Desa Kelurahan Letung saat ini. Dari pagi dan dilanjutkan petang kami harus naik turun gunung mengangkut air menggunakan gerobak. Tolonglah bapak-bapak di negeri ini, berikan kami pelayan yang baik,” ungkapnya dengan wajah yang terlihat kesal. (Fendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here