Merawat Kerukunan dan Harmonisasi Bersama Kaum Terpelajar

banner 120x600

Foto bersama FKUB Natuna bersama para pelajar dari SMAN 1 Bunguran Timur 

Ignnews.id, Natuna – Di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks, menjaga kerukunan dan harmonisasi antar individu, khususnya dengan kaum terpelajar, adalah tugas yang tak bisa dianggap gampang.

Kaum terpelajar, dengan pengetahuan dan perspektif yang luas, memiliki peran penting dalam membangun jembatan pemahaman antar berbagai kalangan.

“Sering kali pemahaman yang terlalu mendalam atau perbedaan pendapat yang tajam dapat memicu jarak sosial yang tak diinginkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari visi FKUB kabupaten Natuna yaitu FKUB go to school dari Natuna,” ucap ketua (FKUB) Umar Natuna, yang juga sebagai nara sumber. Rabu (17/9/2025).

Umar menyampaikan, merawat kerukunan dimulai dari kesadaran diri bahwa perbedaan adalah bagian dari kekayaan budaya dan ilmu yang dimiliki. Di ruang diskusi, baik formal maupun informal, penting untuk menumbuhkan sikap saling menghargai dan mendengarkan.

“Oleh sebab itu, ketika kit berbicara tentang permasalahan sosial, politik, atau budaya, para terpelajar hendaknya berusaha untuk memandang setiap persoalan dengan perspektif yang luas, tidak hanya dari sudut pandang pribadi atau kelompok mereka saja,” jelasnya.

Selain itu, Harmonisasi tercapai bukan hanya dengan menyamakan pendapat, tetapi dengan menciptakan ruang untuk saling memahami dan berkolaborasi.

Kaum terpelajar dapat menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai saling menghargai dan merangkul keberagaman, baik dalam hal pendapat, latar belakang, maupun pengalaman hidup.

“Kerukunan sejati tercipta ketika kita menyadari bahwa pengetahuan bukanlah alat untuk mendominasi, melainkan untuk memperkaya dialog dan menjalin kedekatan. Dengan menjunjung tinggi prinsip toleransi, keterbukaan, dan empati, kita dapat merawat keharmonisan yang tak hanya bermanfaat bagi kaum terpelajar, tetapi juga bagi masyarakat luas,” tandasnya.

Sementara kepala sekolah SMAN I Bunguran Timur, Ida Susanti mengucapkan terimakasih dengan adanya kegiatan ini.

“Dengan adanya kegiatan dialog ini bisa menambah ilmu dan pengalaman buat para siswa dan siswi disekolah kami,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut nara sumber utama ketua FKUB kabupaten Natuna Dr.H Umar Natuna, kemudian dari majelis agama Budha, katolik, protestan dan Konghucu, selain itu hadir perwakilan kesbangpol Natuna. Laporan (Hardiansyah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *