PKKMB UMRAH 2026 Dimulai, Rektor Tekankan Mahasiswa Baru Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA
banner 120x600

TANJUNGPINANG-ignnews.id – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) resmi membuka rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026, Selasa (18/8), di Kampus UMRAH, Dompak. ‎PKKMB UMRAH tahun 2026 ini diikuti Sebanyak 2.319 mahasiswa baru jenjang sarjana (S-1) dari berbagai fakultas yang ada.

‎Untuk Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) sebanyak 606 mahasiswa, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) 185 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) 482 mahasiswa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 416 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 584 mahasiswa, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) sebanyak 46 mahasiswa.

‎Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA., setelah diawali laporan Ketua Pelaksana PKKMB, Kepala Biro Akademik, Perencanaan, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UMRAH, Ary Satia Dharma, S.Sos., M.Si.

‎Dalam sambutannya, Agung menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru sekaligus mengingatkan bahwa hari pertama di perguruan tinggi merupakan momentum penting dalam perjalanan akademik dan kehidupan mereka.

‎“Hari ini merupakan hari pertama di mana kalian mencatatkan milestone kalian, titik awal kalian menorehkan sejarah kalian.” ujar Agung.

‎Ia menegaskan bahwa kesempatan menempuh pendidikan tinggi harus dijalani dengan kesungguhan. Karena itu, ia mengajak mahasiswa baru untuk mengikuti seluruh rangkaian PKKMB dengan penuh perhatian serta membangun semangat belajar yang tidak pernah berhenti.

‎“Jika kalian tidak sungguh-sungguh maka kalian akan sia-sia. Ikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian. Belajar dan bertanyalah tiada jemu, jadi tugas kalian adalah menjadi pembelajar sepanjang hayat kalian,” pesannya.

‎Selain menekankan pentingnya semangat belajar, Rektor juga mengingatkan mahasiswa baru agar senantiasa menjaga sikap dan karakter selama menjalani kehidupan akademik. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan kerendahan hati.

‎“Hindari sifat sombong dan jadilah insan yang rendah hati. Puncak dari pengetahuan adalah ketidaktahuan,” ungkapnya.

‎Pesan tersebut menjadi penekanan penting bagi mahasiswa baru UMRAH agar tidak hanya mengejar pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter sebagai insan akademik yang terbuka terhadap proses belajar, kritis dalam berpikir, serta rendah hati dalam menyikapi ilmu pengetahuan.

‎Sementara itu, dalam laporan Ketua Pelaksana, Ary Satia Dharma menyampaikan bahwa PKKMB merupakan salah satu momentum strategis untuk membekali mahasiswa baru agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan sistem pendidikan tinggi.

‎”Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kehidupan akademik berdasarkan Tridharma Perguruan Tinggi,” terang Ary.

‎Lanjutnya, PKKMB UMRAH 2026 juga diarahkan untuk menanamkan kesadaran berbangsa dan bernegara, bela negara, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, nilai-nilai kebebasan akademik, etika dan budaya akademik, serta pemahaman mengenai keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kampus.

‎Selain itu, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai kiat sukses belajar, pengembangan diri, praktik berorganisasi, dan upaya meraih prestasi selama menempuh pendidikan tinggi.

‎Mengusung semangat pendidikan tinggi yang berdampak, PKKMB UMRAH 2026 juga menjadi ruang awal untuk memperkenalkan peran mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan.

‎Dalam laporan kegiatan disebutkan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui penguatan ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan, serta kemampuan mahasiswa untuk mentransformasikan pengetahuan dan keterampilannya dalam kehidupan nyata di masyarakat.

‎Adapun materi yang diberikan dalam PKKMB meliputi kehidupan berbangsa, bernegara dan pembinaan kesadaran bela negara; perguruan tinggi di era Revolusi Industri 4.0; sistem pendidikan tinggi di Indonesia; pengembangan karakter mahasiswa; serta muatan lokal perguruan tinggi.

‎Sejumlah narasumber turut dilibatkan, antara lain Rektor UMRAH, Kapolresta Tanjungpinang, Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Bakesbangpol Provinsi Kepulauan Riau, Ketua Senat UMRAH, para Wakil Rektor, kepala biro dan unit kerja, para dekan dan wakil dekan, ketua jurusan, serta pengurus organisasi mahasiswa.

‎Rangkaian PKKMB UMRAH 2026 dilaksanakan selama empat hari, terdiri atas satu hari pelaksanaan di tingkat universitas dan tiga hari di tingkat fakultas.

‎PKKMB tingkat universitas dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 07.30–16.30 WIB di Rektorat UMRAH, Dompak. Selanjutnya, kegiatan tingkat fakultas dilaksanakan pada 19–21 Agustus 2026, mulai pukul 07.30–16.30 WIB di masing-masing fakultas.

‎Melalui PKKMB 2026, UMRAH berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan dan sistem kehidupan kampus, tetapi juga mulai membangun fondasi sebagai insan akademik yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan memiliki semangat untuk terus belajar.

‎Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal bagi 2.319 mahasiswa baru UMRAH untuk memulai perjalanan akademiknya. Sebagaimana pesan Rektor, perguruan tinggi bukanlah titik akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *