Polsek Bunguran Barat Melaksanakan Patroli Rutin Kepulau Tokong Boro

banner 120x600
Para personel Polres Bunguran Barat saat Patroli ke Pulau Tokong Boro sebagai pulau terluar di ujung utara Indonesia

Ignnews.id, Natuna – Dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Polsek Bunguran Barat Polres Natuna melaksanakan patroli rutin ke Pulau Tokong Boro yang tercatat sebagai pulau terluar di ujung utara Indonesia. Sabtu (18/7/2026).

Karena lokasinya yang sangat strategis dan langsung berbatasan dengan negara tetangga, pulau ini menjadi salah satu titik terdepan yang menegaskan batas kedaulatan NKRI, dan sering dipantau serta dikunjungi oleh aparat keamanan seperti TNI dan Polri.

Pulau Tokong Boro adalah salah satu pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Natuna atau bagian dari Laut Cina Selatan yang berbatasan dengan perairan Malaysia. Berdasarkan informasi geografis, pulau ini berada di sebelah barat Pulau Natuna dan masuk dalam wilayah Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini merupakan kawasan tak berpenghuni yang didominasi oleh perbukitan batu.

Namun disisi lain pulau ini merupakan salah satu gugusan karang dan pulau terluar Indonesia yang tidak berpenghuni. Karena lokasinya yang terpencil, menantang untuk diakses, dan didominasi bebatuan terjal, tidak banyak wisatawan yang datang ke sini untuk sekadar melakukan swafoto.

Pengalaman gaib yang mungkin melekat dengan wilayah ini lebih banyak berasal dari cerita rakyat lokal, mitos pelaut, atau legenda makhluk mitologi perairan yang sering dikaitkan dengan Laut Natuna.

Hal tersebut terlihat nyata saat para personel Polsek Bunguran Barat dan Babinsa berfoto bersama menggunakan seragam lengkap terlihat salah satu tangan memegang tiang bendera dan satu lagi sedang salam presisi.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Bunguran Barat, IPTU Raja Oloan Purba, melibatkan 22 personel Polri bersama Babinsa Desa Selaut. Rombongan berangkat dari Pelabuhan Sedanau menuju Pulau Tokong Boro menggunakan Ferry SB Gajendra Nusantara pada pukul 07.00 WIB dan tiba sekitar pukul 09.10 WIB.

‎Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., melalui Kapolsek Bunguran Barat IPTU Raja Oloan Purba mengatakan, patroli perbatasan merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI sekaligus memastikan keamanan kawasan pulau-pulau terluar yang memiliki nilai strategis bagi negara.

‎”Patroli ini bertujuan menjaga dan meningkatkan pengawasan di daerah perbatasan, melindungi sumber daya alam, serta mencegah berbagai potensi pelanggaran hukum dan kejahatan di wilayah perairan Indonesia,” ujarnya.

‎Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, rombongan kembali ke Pelabuhan Sedanau pada pukul 12.30 WIB dan melaksanakan apel konsolidasi. Namun tanpa menyadari bahwa ada sejumlah kejanggalan yang terjadi pada saat patroli. Laporan (Hardiansyah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *