Sambut PSBD ke-VI, Bupati dan Wakil Bupati Asahan Terima Audiensi Pengurus Forkala

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, bersama Wakil Bupati, Rianto, SH, MAP, menerima audiensi Forum Komunikasi Lembaga Adat (Forkala) Kabupaten Asahan di ruang kerja Bupati, Selasa (2/9/2025).F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan menyatakan dukungan penuh terhadap pelestarian seni budaya daerah. Hal ini ditegaskan saat Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, bersama Wakil Bupati, Rianto, SH, MAP, menerima audiensi Forum Komunikasi Lembaga Adat (Forkala) Kabupaten Asahan di ruang kerja Bupati, Selasa (2/9/2025).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemaparan rencana strategis Forkala di bawah kepemimpinan pengurus baru.

Fokus Agenda: Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) ke-VI Ketua Forkala Kabupaten Asahan, Makmur Hasibuan, S.Sos, M.Kom, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah berkonsentrasi penuh mempersiapkan agenda akbar PSBD ke-VI. Acara prestisius tersebut dijadwalkan berlangsung selama 16 hari, mulai tanggal 7 hingga 22 Oktober 2025.

“Kami datang untuk memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus memohon dukungan serta masukan dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati agar PSBD tahun ini berjalan lebih meriah. Forkala berkomitmen untuk terus sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan,” ungkap Makmur.

Arahan Bupati: Kualitas dan Komunikasi OPD Menanggapi paparan tersebut, Bupati Taufik Zainal Abidin menekankan bahwa PSBD tahun ini harus memiliki kualitas yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ia meminta Forkala untuk intens menjalin koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Pastikan komunikasi dengan OPD berjalan lancar agar seluruh kebutuhan teknis terpenuhi sesuai regulasi. Saya berharap setiap etnis dapat tampil maksimal menampilkan kekayaan budayanya, namun tetap menjaga stabilitas dan suasana kondusif di masyarakat,” ujar Bupati Taufik.

Pesan Wabup: Perkuat Persatuan dalam Keberagaman Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Rianto, SH, MAP, menginstruksikan panitia pelaksana dan para ketua etnis untuk bekerja secara profesional sesuai tupoksi masing-masing.

“Mari kita jadikan PSBD ke-VI ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan. Kesuksesan acara ini adalah keberhasilan kolektif seluruh masyarakat Asahan yang majemuk,” pungkas Rianto.

Melalui PSBD ke-VI, diharapkan Kabupaten Asahan semakin dikenal sebagai daerah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya, sekaligus menjadi wadah apresiasi bagi para pelaku seni lintas etnis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *