Sinergi Pemkab Anambas-KUFPEC: Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Inovasi Kemasan dan Peningkatan Ketahanan Produk

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng saat memeberikan cinderamata kepada perwakilan perusahaan migas Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (KUFPEC).F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Anambas – Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dengan perusahaan migas Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (KUFPEC) kembali terjalin melalui pelatihan intensif bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini fokus pada peningkatan daya saing produk lokal, dengan menekankan pentingnya inovasi kemasan dan ketahanan produk agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Pelatihan yang berlangsung di aula Kantor Bupati Anambas, Sabtu (25/10), dihadiri puluhan pelaku UMKM. Para peserta diberikan pemahaman praktis mengenai cara menciptakan kemasan yang menarik, informatif, dan mampu menjaga kualitas produk dalam jangka waktu lama.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan kewirausahaan ini.

“UMKM itu bukan sekadar usaha kecil, tapi pejuang ekonomi daerah. Kalau produk lokal kita dikemas dengan baik dan tahan lama, maka nilai jualnya bisa naik berkali-kali lipat,” tegas Aneng.

Dukungan CSR dan Antusiasme Peserta

Bupati Aneng menilai kolaborasi dengan pihak swasta seperti KUFPEC adalah bukti nyata dunia usaha ikut berkontribusi terhadap pembangunan. “Kami sangat mengapresiasi KUFPEC. Dukungan ini bukan hanya memberikan ilmu, tapi juga membuka peluang agar produk UMKM kita bisa bersaing di tingkat nasional,” tambahnya.

Sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), KUFPEC juga membagikan contoh kemasan inovatif dan bahan edukasi. Perwakilan KUFPEC berharap, masyarakat Anambas punya kemampuan dan kepercayaan diri untuk mengembangkan produk lokal yang berdaya saing tinggi.

Antusiasme peserta sangat tinggi, seperti yang diakui Nurhayati, pelaku usaha makanan olahan dari Kecamatan Siantan. Ia merasa mendapat wawasan baru. “Selama ini kami hanya fokus pada rasa dan kualitas, tapi kurang memperhatikan kemasan. Setelah ikut pelatihan ini, saya jadi paham bahwa kemasan juga bagian penting untuk menarik minat pembeli,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *