Tim gabungan polri turun langsung membantu melakukan pencarian nelayan KM Ocean Three yang hilang kontak
Ignnews.id, Natuna – Sejak menerima informasi hilangnya kontak KM Ocean Three pada Sabtu (27/6/2026), Polsek Bunguran Barat bersama jajarannya langsung bergerak cepat melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket), sekaligus memimpin koordinasi operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) bersama Basarnas, TNI, Polairud, serta puluhan nelayan setempat.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Bunguran Barat, Iptu Raja Oloan Purba mengatakan bahwa sejak mendapatkan laporan awal Sabtu sekitar pukul 09.00 WIB dari anggota yang menyampaikan kalau KM Ocean Three diduga kehilangan komunikasi sejak Kamis malam.
Kapolsek Bunguran Barat (Bungbar), Iptu Raja Oloan Purba, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat, khususnya para nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi pesisir, merupakan prioritas utama kepolisian.
“Setiap laporan yang menyangkut keselamatan jiwa harus ditindaklanjuti secepat mungkin. Kami langsung mengerahkan personel, membangun koordinasi lintas instansi, dan melakukan penyisiran di titik terakhir keberadaan kapal. Polri akan terus hadir untuk masyarakat,” tegas Kapolsek.
“Laporan awal diterima sekitar pukul 09.00 WIB dari anggota menyampaikan bahwa KM Ocean Three diduga kehilangan komunikasi diperkirakan sejak Kamis malam. Tanpa menunggu proses administrasi yang panjang, Ps. Kanit Binmasair Polairud Polres Natuna Bripka Raja Kamal Hidayat bersama personel Unit Intelkam Polsek Bunguran Barat langsung melakukan verifikasi lapangan, menghimpun informasi dari keluarga korban, saksi, serta nelayan sekitar,”paparnya.
Ia menjelaskan, sejak saat itu operasi kemudian diperluas dengan mengerahkan personel Polsek Bunguran Barat, Kapolsubsektor Pulau Tiga, Bhabinkamtibmas, Basarnas, TNI, dan masyarakat nelayan untuk melakukan penyisiran hingga radius sekitar empat mil laut dari wilayah Cemaga.
” Kehadiran aparat kepolisian di garis depan pencarian memberikan rasa aman sekaligus membangun semangat solidaritas masyarakat yang secara sukarela ikut membantu proses penyisiran dilokasi hilang kontak. Operasi SAR berlangsung melalui kolaborasi berbagai unsur, terdiri dari personel Polri, Basarnas, TNI, Posal, serta lebih dari 20 nelayan Pulau Tiga Barat,” ujarnya.
Koordinasi lapangan akhirnya membuahkan hasil ketika sekitar pukul 17.00 WIB tim gabungan menemukan tiga piber berisi ikan yang diduga berasal dari KM Ocean Three.
Temuan tersebut menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian terhadap kapal beserta empat awaknya.
Meski pencarian di laut sempat dihentikan sekitar pukul 22.00 WIB karena keterbatasan bahan bakar dan faktor keselamatan malam hari, pengawasan tetap dilakukan. Satu kapal nelayan masih disiagakan di lokasi, sementara operasi lanjutan telah dijadwalkan kembali pada Minggu (28/6/2026) pukul 07.00 WIB.
Kepolisian juga telah mendata identitas keempat awak kapal yang terdiri atas nakhoda Wan Zaidan, KKM Yoga, serta dua kelasi, Arip dan Aldi, guna mempercepat proses identifikasi apabila ditemukan.
Kapolsek Bunguran Barat menegaskan seluruh personel akan terus bekerja maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
“Kami tidak akan berhenti melakukan upaya pencarian. Bersama seluruh unsur yang terlibat, kami akan terus berusaha semaksimal mungkin demi keselamatan saudara-saudara kita. Semoga seluruh korban segera ditemukan,” pungkasnya. Laporan (Hardiansyah).













